Cegah Perundungan di Sekolah Pemkab Babar Gencar Sosialisasi

Cegah Perundungan di Sekolah Pemkab Babar Gencar Sosialisasi

--

BABELPOS.ID, MENTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama sejumlah instansi terkait menggiatkan sosialisasi guna mencegah kemungkinan perundungan di kalangan pelajar di sejumlah sekolah di daerah itu.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat Siemens Siloys di Mentok, Selasa, mengatakan sosialisasi kepada para pelajar penting dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dampak berbahaya bagi korban perundungan.

BACA JUGA:Polres Bangka Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi di Belinyu, Modus Pakai Banyak Barcode MyPertamina

"Kita jelaskan mengenai dampak perundungan terhadap korban, seperti menurunnya rasa percaya diri, munculnya stres dan kecemasan, hingga kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, untuk itu perlu dilakukan pencegahan sejak dini secara bersama-sama," katanya.

Untuk mencegah dampak tersebut, tim narasumber memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai bentuk perundungan sekaligus langkah yang perlu dilakukan ketika terjadi perundungan di sekolah.

BACA JUGA:Bupati Fery Insani: Kolaborasi Kunci Aktifkan Kembali JKN Kelompok Prioritas di Bangka

"Siswa kita arahkan untuk berani melaporkan kejadian kepada pihak sekolah terlebih dahulu agar bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Menurut dia, perundungan merupakan salah satu bentuk perilaku yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti, menindas atau merendahkan orang lain secara berulang.

"Kita ingin seluruh siswa memahami dampak yang muncul dan pola pencegahan agar tidak ada kejadian perundungan di sekolah-sekolah di Bangka Barat," katanya.

BACA JUGA:Timgab Razia Lapas Narkotika Pangkalpinang, 25 Warga Binaan Tes Urine Hasilnya Negatif

Selain diberikan materi pencegahan perundungan, tim narasumber juga memberikan materi terkait bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika, antara lain bahaya penyalahgunaan dan dampak yang dapat ditimbulkan, seperti kerusakan otak, ketergantungan, gangguan mental, dan penurunan kualitas hidup.

Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan lebih memahami risiko perundungan dan narkoba serta mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan tersebut.

BACA JUGA:Bukan Cuma Hiburan, Mancung Creative Festival Bawa Pulang Motor Honda!

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen SMP Negeri 3 Mentok untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan nyaman, baik dari ancaman kekerasan fisik maupun verbal maupun penyalahgunaan narkoba.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: