Demo Penambang Beltim Berujung Ricuh
Diberitakan sebelumnya aksi ribuan penambang di Kantor Unit PT Timah Belitung, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim, Jumat (7/8/2026), berujung ricuh.
Api berkobar dan membakar bagian depan kantor hingga area gudang setelah massa mendesak perusahaan segera menampung hasil tambang mereka.
Asap hitam membubung dari kawasan kantor PT Timah ketika situasi aksi yang semula berlangsung damai berubah memanas.
BACA JUGA:Terang Kemerdekaan, PLN Jaga Kesiapan Pembangkit di Kupang NTT Jelang HUT ke-81 RI
Massa yang terdiri dari penambang hingga ibu-ibu di Kabupaten Beltim terlihat berteriak menyuarakan tuntutan mereka.
Di tengah situasi tersebut, api mulai terlihat menyala dan kemudian membesar.
Kobaran api merambat hingga membakar area depan kantor serta gudang di kompleks Unit PT Timah Belitung.
Belum diketahui secara pasti siapa yang pertama kali menyalakan api maupun bagaimana api tersebut bermula.
BACA JUGA:PSG Rekrut Gelandang Muda Timnas Prancis dari Monaco
Hingga kini belum ada pula informasi mengenai nilai kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Sebelum kericuhan terjadi, ratusan masyarakat penambang mulai berdatangan ke Kantor Unit PT Timah Belitung sejak sekitar pukul 09.00 WIB.
Jumlah massa terus bertambah hingga ribuan orang dan memenuhi kawasan di depan kantor.
Kedatangan mereka bertujuan mendesak PT Timah segera membuka penyerapan hasil tambang masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir disebut semakin sulit dijual.
BACA JUGA:Unit II Tipidsus Reskrim Polres Basel Datangi Tambang Tikus di Tilek