BACA JUGA:Messi Masih Tak Percaya akan Melawan Bayi yang Dimandikannya
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying.
Belilah BBM sesuai kebutuhan normal sehingga distribusi tetap lancar dan semua masyarakat dapat memperoleh BBM dengan baik," ujar Indra.
Di SPBU Kampak, stok BBM juga masih mencukupi, dengan ketersediaan sekitar 9 kiloliter Pertalite, 8 kiloliter Bio Solar, 7 kiloliter Pertamax, serta 5,5 kiloliter Pertamina Dex.
Antrean kendaraan di lokasi terpantau sekitar 10 meter dan masih dalam kategori normal.
BACA JUGA:Tergerak Lihat Rekan Satu Sel Mengaji, Napi Lapas Narkotika Pangkalpinang Jadi Mualaf
Pada saat yang sama, Polsek Pangkalan Baru melaksanakan monitoring di empat SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.
Hasil pengecekan menunjukkan distribusi BBM dari Depot Pertamina ke seluruh SPBU telah berjalan normal dengan stok berbagai jenis BBM masih tersedia.
Petugas juga mendapati mayoritas masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Meski masih terdapat antrean, kondisinya tidak terlalu panjang dan seluruh aktivitas pengisian berlangsung aman, tertib, serta kondusif.
BACA JUGA:Spanyol yang Dominan Vs Argentina yang Tangguh
Indra menegaskan, kegiatan monitoring yang dilakukan tiga Polsek tersebut akan terus dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Kami mengajak masyarakat tetap tenang, tidak mudah percaya isu yang belum tentu benar, serta membeli BBM sesuai kebutuhan.
Dengan begitu distribusi dapat berjalan lancar dan pasokan tetap tersedia untuk seluruh masyarakat," tutupnya.
BACA JUGA:Karantina Babel Kawal Ekspor Lada Putih
BACA JUGA:Panen Rekor dari 10 Gol Inggris Vs Prancis