BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendampingi pelaku UMKM mengekspor buah cemara laut kering ke Jerman, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
"Pendampingan ini untuk memastikan buah cemara laut ini memenuhi persyaratan yang ditetapkan negara tujuan ekspor komoditas tersebut," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Kamis.
BACA JUGA:Hadapi Tantangan Transformasi Digital, Dinkominfotik Bangka Perkuat Ketahanan Siber Lewat CSIRT
Ia mengatakan berdasarkan data hingga Juni 2026, Karantina Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan pendampingan ekspor sebanyak 30.000 bungkus dan satu bungkusnya berisikan 25 buah cemara laut dengan tujuan ekspor ke Jerman.
"Ekspor buah cemara laut ini menunjukkan semakin besarnya peluang komoditas asal Bangka Belitung untuk bersaing di pasar global, termasuk komoditas nonkonvensional yang memiliki nilai ekonomi tinggi," ujarnya.
BACA JUGA:Distribusi Pertalite di Belitung Berangsur Normal, Pertamina Tambah Pasokan 24 Persen
Ia menegaskan Karantina Kepulauan Babel terus melakukan bimbingan teknis, pengawalan intensif kepada para mitra usaha sesuai persyaratan negara tujuan dalam menjamin SPS melalui pengujian laboratorium terakreditasi ISO SNI 17025:2017 dan terintegrasi bersama ISO 9001 : 2017.
"Seluruh kerja ini memerlukan strategi kelembagaan dengan sinergi yang kuat berkelanjutan baik dari hulu hingga hilir, agar kontribusi terhadap ekonomi daerah semakin nyata dan berkelanjutan," katanya.
BACA JUGA:Warga Dihebohkan Penemuan Jasad di Belakang Rumah Jalan Perbakin Air Merapin
Salah seorang pelaku UMKM Lukman mengapresiasi Karantina Kepulauan Babel yang telah mengedukasi, mendampingi dan memfasilitasi UMKM dalam mengekspor buah cemara laut ini.
"Buah cemara laut ini berfungsi sebagai kondisioner air alami yang sangat populer untuk akuarium, khususnya bagi ikan hias, seperti cupang, guppy, dan channa, karena buah ini mengandung zat tanin yang dapat menurunkan dan menstabilkan pH air, menyembuhkan luka pada ikan, serta memiliki sifat antibakteri dan antijamur," katanya.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Dukung Penelitian Disertasi UGM tentang Indikasi Geografis Muntok White Pepper
BACA JUGA:Final Impian Spanyol Vs Argentina
BACA JUGA:Jaga Suasana Hati Kamu dengan Cara Sederhana Ini