Pemkab Bangka Barat Latih Pelajar Menganyam Kopiah Resam
Sejumlah pelajar SMK Negeri Mentok mengikuti pelatihan menganyam kopiah berbahan serat resam dari para perajin di Gedung Sentra UMKM di Desa Dendang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Foto: Antara)--
BABELPOS.ID, MENTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih sejumlah pelajar SMK Negeri Mentok menganyam kopiah resam sebagai bekal keterampilan berbasis budaya lokal.
"Kopiah berbahan serat resam merupakan salah satu identitas budaya Bangka Barat, kami memberikan pelatihan ini agar anak-anak muda selain terampil juga ikut melestarikan keterampilan warisan leluhur tersebut," kata Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangka Barat Agus Setyadi di Mentok, Senin.
BACA JUGA:Rem Tidak Normal Saat Berkendara? Tetap Tenang dan Lakukan Langkah yang Tepat
Ia menjelaskan belasan siswa SMK Negeri Mentok diberikan pelatihan oleh para perajin di Desa Dendang, Kabupaten Bangka Barat, yang selama ini menjadi pusat produksi berbagai jenis kerajinan berbahan serat resam.
"Mereka datang langsung ke Galeri Dendang, belajar membuat kopiah mulai dari persiapan awal hingga barang jadi dengan pendampingan dari para perajin kopiah yang ada di desa tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan pelatihan yang berlangsung sehari itu, juga mengajarkan keterampilan berkreasi dari serat resam agar nantinya para peserta dapat membuat produk sesuai kebutuhan pasar.
BACA JUGA:Rekor Gol Messi Bawa Argentina ke Babak 32 Besar
"Kita yakin anak-anak muda memiliki sentuhan dan daya kreasi sendiri yang menarik, dengan keterampilan yang mereka miliki kita ingin kerajinan ini semakin berkembang sesuai kebutuhan masa kini," katanya.
Selama ini, kata dia, serat resam masih diproduksi untuk memenuhi kebutuhan kopiah, dompet, tas dan beberapa benda pelengkap lain dalam jumlah terbatas.
Dengan adanya pengembangan produk dari para pelajar ini diharapkan ke depan semakin banyak produk alternatif yang bisa diproduksi dari bahan serat resam.
Kopiah resam merupakan salah satu produk unggulan lokal dan termasuk salah satu produk unggulan Industri Kecil dan Menengah (IKM) bidang kerajinan di Kabupaten Bangka Barat.
Dari sebanyak 626 pelaku IKM sektor kerajinan di Bangka Barat, tercatat 102 orang yang menggeluti usaha kerajinan resam yang tersebar di 11 desa.
Para perajin serat resam paling banyak berada di Desa Kacung yakni 45 perajin, Desa Dendang ada 23 perajin, Desa Tugang sebanyak 14 perajin dan Desa Airbulin terdapat 12 perajin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
