5. Menunjang fungsi pencernaan
Buah alpukat tinggi akan serat dan kalium, dua nutrisi penting yang membantu sistem pencernaan bekerja dengan baik. Selain itu, rendahnya kandungan fruktosa dalam alpukat membuatnya aman dikonsumsi oleh penderita gangguan lambung, karena tidak menyebabkan penumpukan gas berlebih.
6. Melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif
Kandungan senyawa bioaktif seperti vitamin E, vitamin C, karotenoid, dan fenolik dalam alpukat memiliki efek antioksidan yang kuat. Nutrisi ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Konsumsi alpukat juga dikaitkan dengan meningkatnya kadar lutein dalam darah, yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis.
7. Mencegah keropos tulang
Alpukat merupakan sumber vitamin K yang cukup tinggi sekitar 35% dari angka kecukupan gizi (AKG) dalam satu porsi. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang, membantu penyerapan kalsium, dan mengurangi pembuangan kalsium melalui urine. Dengan rutin mengonsumsi alpukat, Anda bisa membantu mencegah risiko osteoporosis.
BACA JUGA:Kebiasaan Ini Bisa Sehatkan Ginjal Kamu
BACA JUGA:Waspada! Ini Gejala Berisiko Stroke yang Kadang Tidak Disadari