Kemampuan tersebut menjadikan mangrove berperan strategis dalam mendukung upaya global menekan laju perubahan iklim.
"Mangrove memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan.
Selain melindungi wilayah pesisir, mangrove juga menjadi penyerap karbon alami yang efektif sehingga berkontribusi dalam mendukung target Net Zero Emissions Indonesia," ujarnya.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Fasilitasi Harmonisasi Ranperwako Pangkal Pinang tentang RKPD Tahun 2027
Anggi menambahkan, keberadaan mangrove juga berperan dalam menjaga kualitas perairan karena mampu menyerap berbagai polutan, termasuk logam berat dan bahan kimia yang dapat mencemari laut.
Karena itu, PT TIMAH terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam program penanaman dan pemeliharaan mangrove agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, baik dari sisi lingkungan maupun sosial ekonomi masyarakat pesisir.
BACA JUGA:Bangunan di Sempadan Pantai Siap-siap Ditertibkan, PUPR Basel Pasang Plang Larangan
BACA JUGA:Suara MBG dari Babel, Minta Program Tetap Dilanjutkan
BACA JUGA:Tandatangani Kerja Sama Hukum, Indonesia Perkuat Mutual Legal Assistance Dengan Rusia