BABELPOS.ID, KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalankan empat program strategis pendidikan pada 2026 untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Senin, mengatakan program tersebut meliputi WAR 13 T, penanganan anak putus sekolah, digitalisasi pembelajaran dan pengembangan minat bakat siswa.
Algafry Rahman mengatakan pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Program WAR 13 T dijalankan untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan mulai PAUD hingga jenjang SMA dan SMK.
Pemerintah daerah juga melibatkan RT, RW, guru, kader posyandu, dan orang tua dalam mendampingi anak berpotensi putus sekolah.
"Kita juga menerapkan program “jemput bola” dengan mendatangi langsung masyarakat untuk menekan angka anak putus sekolah," ujarnya.
Pemkab Bangka Tengah juga terus memperkuat digitalisasi pendidikan melalui sistem pembelajaran berbasis teknologi dan pelaksanaan ujian akademik digital.
Ribuan siswa SD dan SMP mengikuti Try Out Tes Kemampuan Akademik berbasis digital yang digelar pemerintah daerah.
BACA JUGA:PT TIMAH Bantu Biaya Pengobatan Warga di Wilayah Operasional
Dinas Pendidikan Bangka Tengah juga menggelar PMBKS 2026 sebagai wadah pengembangan prestasi akademik, olahraga, seni, dan kreativitas siswa.
"Kita berharap sejumlah program tersebut mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing generasi muda daerah," ujarnya.
Algafry mengatakan transformasi pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan sarana prasarana hingga penguatan karakter peserta didik.
BACA JUGA:Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Pengumuman Kelulusan Berbasis Digital