BABELPOS.ID, SUNGAILIAT – Ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Bangka resmi dibuka.
Upacara pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Bangka, Fery Insani, di Gedung Pertemuan Grha Maras, pada Senin (25/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, antara lain Anggota DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kuniawan; Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan, Arman; Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Thony Marza, A.P., M.A.P.; serta seluruh peserta dan panitia pelaksana O2SN tingkat Kabupaten Bangka.
BACA JUGA:Jeroan Banyak Saat Kurban, Bikin Sambal Paru Aja
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan II Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Martha Cahyadinata, menyampaikan bahwa O2SN tahun ini berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh perwakilan dari 25 sekolah yang tersebar di delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Bangka.
BACA JUGA:Toyota Siapkan Kendaraan Roda Tiga Canggih Ini
Sebanyak lima cabang olahraga dipertandingkan dalam ajang ini, meliputi atletik, panjat tebing, renang, pencak silat, dan bulu tangkis.
Pertandingan tersebar di empat lokasi strategis, yaitu GOR Bina Satria, GOR Orom, Gelanggang Renang Loka Tirta, dan SMA Negeri 1 Sungailiat.
"Pemenang atau juara 1 dari setiap cabang yang dipertandingkan nantinya akan kami ikutsertakan ke tingkat provinsi.
Selanjutnya, juara 1 di tingkat provinsi akan berhak dikirim untuk berlaga di tingkat nasional," jelas Martha Cahyadinata.
BACA JUGA:Inovasi Mobile Service PAS Dekatkan Layanan Lapas Pangkalpinang ke Masyarakat
Ia juga menambahkan, Kabupaten Bangka memiliki catatan prestasi yang cukup membanggakan dalam ajang serupa.
Beberapa cabang olahraga unggulan yang sering kali meloloskan atlet hingga ke tingkat nasional adalah cabang atletik dan renang.
Hal ini menjadi modal kuat bagi daerah untuk kembali meraih hasil maksimal pada tahun ini.
BACA JUGA:PT Timah Hadir untuk Masyarakat, Hewan Kurban Dibagikan ke Desa-Desa Operasional