Gubernur Babel Tekankan Optimalisasi Peran GTRA dalam Reforma Agraria

Rabu 22-04-2026,22:00 WIB
Reporter : Septi/Rel
Editor : Govin

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan pentingnya optimalisasi peran kepala daerah sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dalam penataan ruang dan lahan di daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Optimalisasi Peran dan Fungsi Kepala Daerah sebagai Ketua GTRA, dalam rangka kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang berlangsung di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur, Air Itam, Pangkalpinang, Rabu (22/4/2026).

BACA JUGA:DPRD Soroti Pembelian TBS Sawit di Bawah Harga, Kurniawan Desak Audit dan Transparansi

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa reforma agraria merupakan langkah strategis untuk mewujudkan keadilan sosial melalui dua pilar utama, yakni penataan aset dan penataan akses.

Penataan aset dilakukan melalui legalisasi dan redistribusi tanah, termasuk Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

BACA JUGA:Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas, Bank Sumsel Babel dan OJK Hadirkan Layanan Ramah Disabilitas

"Legalitas harus diiringi dengan pemberdayaan. Masyarakat tidak hanya memiliki tanah, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegas Gubernur Hidayat.

Ia menambahkan, hal tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah di wilayah NKRI guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

BACA JUGA:Peran Strategis OPD Dalam Implementasi PUG dan PPRG Untuk Responsif Gender

“GTRA menjadi wadah koordinasi lintas sektor yang sangat penting untuk mengintegrasikan penataan aset dan akses secara terpadu,” ujarnya.

Di hadapan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, Gubernur Hidayat juga menyampaikan bahwa dirinya baru sekitar satu tahun mengemban amanah sebagai kepala daerah di Babel.

BACA JUGA:Gubernur Babel Hidayat Arsani Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Lewat Kunjungan BNN dan Komisi II DPR RI

Ia berharap, kunjungan kerja tersebut dapat menjadi momentum bagi DPR RI untuk melihat secara langsung kondisi di daerah, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat Bangka Belitung, khususnya dalam mewujudkan keadilan atas pengelolaan sumber daya alam dan memperkuat pelaksanaan reforma agraria yang berkelanjutan di Negeri Serumpun Sebalai.

BACA JUGA:Lansia 77 Tahun di Pangkalpinang Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima menegaskan, bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap kebijakan agraria dan tata ruang yang berdampak langsung pada keadilan bagi masyarakat.

Kategori :