Gubernur Hidayat Arsani Dampingi Mendukbangga/Kepala BKKBN RI Tinjau Layanan Program MBG 3B
Pastikan Kualitas Gizi Terpenuhi, Gubernur Hidayat Arsani Dampingi Mendukbangga/Kepala BKKBN RI ,Wihaji -- Tinjau Layanan Program MBG 3B Wujudkan Gizi Sehat Untuk Ibu Dan Anak di Babel--
//Pastikan Kualitas Gizi Terpenuhi, Wujudkan Gizi Sehat Untuk Ibu Dan Anak di Babel
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus memperkuat komitmen dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat Babel, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B.
Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, saat mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (Mendukbangga/Kepala BKKBN RI), Wihaji, beserta rombongan meninjau secara langsung pelaksanaan layanan Program MBG 3B di SPPG Lontong Pancur, Kecamatan Pangkal Balam, Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026) pagi.
BACA JUGA:Pemkab Bangka Barat Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Cegah Karhutla
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja rombongan Kemendukbangga/BKKBN RI ke Babel sekaligus untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan optimal, dan mampu memberikan manfaat nyata dalam memberikan kebutuhan gizi bagi kelompok sasaran yang sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.
Sesampainya di SPPG Pangkalbalam, Mendukbangga Wihaji bersama Gubernur Hidayat Arsani langsung meninjau keadaan SPPG tersebut.
Pantauan ini mulai dari kualitas bahan pokok, operasional alat memasak, hingga kebersihan alat makanan untuk memastikan kesterilan sebelum didistribusikan kepada manfaat MBG 3B.
BACA JUGA:PEMILU 2029 Semakin Dekat, Garin Sadewa Bahas Isu krusial dan mendorong pendidikan pemilih
Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa pemenuhan gizi bagi ibu dan anak merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
Karena itu, pelaksanaan MBG 3B tidak hanya harus dipastikan tersalurkan kepada penerima manfaat, tetapi juga harus memperhatikan kualitas makanan, kandungan gizi, kebersihan, keamanan pangan, hingga ketepatan distribusinya.
“Yang paling penting adalah bagaimana makanan yang diberikan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak.
Kita ingin program ini memberikan manfaat yang nyata dan dirasakan langsung oleh Masyarakat Babel,” ujar Hidayat.
Menurutnya, keberhasilan program MBG 3B membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
