Minum teh atau kopi kuat saat perut kosong bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah selama beberapa jam.
“Dalam jumlah wajar aman, tetapi konsumsi berlebihan, terutama saat perut kosong, dapat memberi tekanan lebih pada jantung,” kata Akash.
4. Merokok segera setelah bangun
Nikotin menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Merokok di pagi hari, saat kadar zat dalam tubuh sedang tinggi, dapat meningkatkan tekanan pada dinding arteri dan mempercepat kerusakan pembuluh darah.
BACA JUGA:Tiga Kandungan Vape yang Memicu Adiksi hingga Kanker
BACA JUGA:Cukup 15 Sampai 20 Menit, Olahraga Intens Bantu Cegah Penyakit Kronis
5. Tidak bergerak sama sekali
Kurangnya aktivitas setelah bangun tidur membuat sirkulasi darah melambat. Akash mengatakan aliran darah yang buruk dapat menyebabkan hilangnya elastisitas dan kekakuan arteri. Bahkan gerakan ringan di pagi hari sudah membantu.
6. Mengabaikan hidrasi
Setelah berjam-jam tanpa cairan, tubuh mengalami dehidrasi ringan. Menunda minum membuat darah lebih kental, meningkatkan resistensi pembuluh darah, dan membebani arteri.
7. Memulai hari dengan stres
Terburu-buru, langsung terpapar stres pekerjaan, atau melihat layar sejak bangun dapat meningkatkan hormon kortisol.
“Kadar kortisol yang tinggi secara kronis berdampak buruk pada tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah,” ujar dia.
Lebih lanjut, Dr Akash menyarankan perubahan kecil namun konsisten, seperti sarapan seimbang, mengurangi garam, dan cukup minum air, untuk menjaga kesehatan arteri dan mengurangi beban kerja jantung di pagi hari. Mengelola stres, bahkan dalam waktu singkat, juga dapat membantu.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi.
Meski tampak sepele, kebiasaan kecil memiliki dampak besar dalam jangka panjang terhadap kesehatan arteri. Akumulasi rutinitas harian dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskular tanpa disadari hingga terlambat.