Lebih dari Sekadar Tambang, PT Timah Tbk Jadi Bagian Masyarakat di Desa Baskara Bakti

Rabu 18-02-2026,22:04 WIB
Reporter : Agus Putra
Editor : Govin

BABELPOS.ID, BANGKA TENGAH - Kehadiran PT TIMAH Tbk di wilayah operasinya tidak hanya terkait dengan kegiatan produksi, tetapi juga membawa tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar.

Melalui berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan dukungan sosial, PT TIMAH Tbk terus berupaya menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat, termasuk di Desa Baskara Bakti, Kabupaten Bangka Tengah.

Kehadiran perusahaan di Desa Baskara Bakti, Namang, dirasakan tidak hanya melalui program bantuan ekonomi, tetapi juga melalui upaya perlindungan lingkungan yang secara langsung menguntungkan masyarakat pesisir.

BACA JUGA:Jelang Ramadhan 1447 H, Sat Pol PP Bangka Tertibkan Penjualan Minuman Keras

Berbagai program yang diimplementasikan oleh perusahaan dianggap penting dalam mendukung mata pencaharian lokal, menyentuh berbagai aspek seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Baskara Bakti, Bahtiar Efendi, mengatakan bahwa PT TIMAH Tbk telah menjadi bagian dari masyarakat dan mitra pemerintah desa dalam mendukung pertumbuhan dan pembangunan ekonomi melalui program CSR perusahaan.

BACA JUGA:Prodi PPKn UBB Gelar Lokakarya Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome Based Education

Sebagai contoh, PT TIMAH Tbk telah membantu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Klinik Kesehatan Bergerak dan dengan memberikan bantuan biaya pengobatan bagi warga desa.

Dalam hal pemberdayaan ekonomi, ia menjelaskan bahwa PT TIMAH Tbk telah mendukung kelompok nelayan dengan menyediakan peralatan penangkapan ikan, termasuk motor tempel untuk nelayan di Dusun Tanah Merah dan jaring ikan untuk nelayan di Dusun Kedimpel.

BACA JUGA:Lapas Pangkalpinang Luncurkan Kompos Perdana dari Limbah PLTU, Dukung Program Akselerasi Menteri Imipas

Dari perspektif pengelolaan lingkungan, PT TIMAH Tbk juga mendukung upaya konservasi dengan menanam mangrove di Pantai Menuang dan memasang alat pengumpul ikan, atau rumpon, di perairan Menuang, yang kini memberikan manfaat nyata bagi nelayan setempat.

“Penanaman mangrove telah menunjukkan hasil.

Sekarang orang-orang menangkap ikan dan kepiting di daerah ini.

Kami berharap lebih banyak mangrove dapat ditanam di masa mendatang,” katanya, Rabu (18/2/2026).

BACA JUGA:Aktivis Basel Disiram Air Keras Oleh Dua Orang Pengendara Misterius

Kategori :