1,37 Ribu Ton Lada Putih Babel Tembus 5 Negara, Nilai Ekspor Capai Rp180 Miliar

Sabtu 24-01-2026,14:36 WIB
Reporter : Septi/rel
Editor : Govin

BACA JUGA:PLN Babel Gelar Donor Darah Peringati Bulan K3 Nasional 2026: Setetes Darah Sangat Berharga bagi Nyawa Manusia

Herwintarti menjelaskan tingginya lalu lintas lada putih domestik menunjukkan peran strategis Babel dalam rantai pasok nasional.

Lada putih Babel tidak hanya menopang ekspor, tetapi juga kebutuhan industri dalam negeri.

Untuk menjaga momentum ini, Badan Karantina Indonesia terus mendorong penguatan program Go Ekspor.

Program ini menyasar pelaku usaha agar mampu menembus dan memperluas pasar luar negeri secara berkelanjutan.

“Melalui program Go Ekspor, kami aktif mendampingi pelaku usaha lada putih agar siap bersaing di pasar internasional,” katanya.

BACA JUGA:Harga Lada Putih Babel Januari 2026 di Tingkat Petani dan Pasar Daring

Pendampingan difokuskan pada penguatan kesiapan ekspor dari hulu hingga hilir.

Aspek yang ditekankan meliputi proses budidaya, pascapanen, pengolahan, hingga distribusi.

BKHIT Babel juga memastikan pengawasan karantina dilakukan secara ketat.

Langkah ini untuk menjamin produk memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari negara tujuan ekspor.

Menurut Herwintarti, ketertelusuran menjadi kunci penting dalam perdagangan global saat ini.

Setiap tahapan produksi lada putih Bangka Belitung harus dapat ditelusuri secara jelas.

“Mulai dari kebun, proses pengolahan, hingga pengiriman, semuanya harus memiliki data yang transparan dan dapat diverifikasi,” ujarnya.

Badan Karantina Perkuat Hilirisasi Lada

Upaya tersebut sejalan dengan langkah Badan Karantina Indonesia dalam memperkuat hilirisasi lada putih Babel.

Hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas di pasar internasional.

Kategori :