BABELPOS.ID, KOBA - Banjir rob kembali menggenangi wilayah Kelurahan Berok, Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah.
Diduga Air laut pasang yang terjadi sejak pagi hari membuat genangan air meluas hingga menutupi median jalan utama, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.
Pantauan di lapangan, ketinggian air mulai dari 20 hingga 30 sentimeter.
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas melambat, terutama kendaraan roda dua yang harus ekstra hati-hati melintasi genangan.
Beberapa pengendara bahkan memilih memutar arah untuk menghindari banjir rob.
Para petugas dari Kepolisian juga tampak mengatur lalu lintas kepada para pengendara yang melintasi jalan tersebut.
Diketahui jalan ini masuk dalam jalan Nasional dan menjadi tanggung Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN).
BACA JUGA:Lebih Ringan dari iPhone Air, Begini Spesifikasi Honor Magic 8 Air
Warga setempat mengungkapkan, banjir rob kerap terjadi saat air hujan dengan intensitas tinggi, serta limpahan dari banjir di ujung jalan flyover di desa Nibung dan pasang air laut terutama pada musim tertentu.
Selain mengganggu aktivitas harian, genangan air juga dikhawatirkan dapat merusak badan jalan jika berlangsung dalam waktu lama.
“Kalau air pasang tinggi, pasti jalan ini tergenang.
Sekarang sudah sampai median jalan, jadi kendaraan harus pelan-pelan, karena ketinggian mencapai 20-30 centimeter," ujar salah seorang warga.
BACA JUGA:PLN Pulihkan Kembali Pasokan Listrik di Wilayah Terdampak Banjir Bangka Tengah dan Bangka Selatan
"Banjir ini juga baru terjadi pada pagi hari tadi, dan sampai saat ini ketinggian air terus bertambah.