BABELPOS.ID, SUNGAILIAT - Ada-ada saja kecelakaan aneh yang bisa terjadi. Seorang pria di Sungailiat mengalami kejadian tak biasa. Jari tangannya terjepit piston sepeda motor. Untuk membebaskan jarinya petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangka pun harus turun tangan.
Personel Regu 3 Damkar harus melakukan tindakan darurat untuk melepaskan jari telunjuk korban Hary Susanti pada Rabu (07/01/2026) malam.
Peristiwa tersebut bermula ketika Hary Susanti mendatangi Barak Damkar Kabupaten Bangka sekitar pukul 23.20 WIB. Ia melaporkan kondisi darurat di mana jari tangannya tidak bisa dilepaskan setelah sebelumnya dimasukkan ke dalam lubang piston motor.
Kondisi korban saat tiba di lokasi cukup memprihatinkan, dengan jari tangan yang mulai membengkak dan mengalami luka akibat tekanan logam yang keras.
Plt. Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Bangka, Zalfika Ammya, membenarkan adanya insiden unik namun berbahaya tersebut.
"Benar, personel kami menerima laporan warga yang jarinya terjepit piston motor. Saat tiba di barak, kondisi jari korban sudah mengalami pembengkakan dan ada luka lecet, sehingga harus segera diambil tindakan agar tidak menghambat aliran darah," ujar Zalfika Ammya, Kamis (08/01/2026).
BACA JUGA:Damkar Evakuasi Ular Dari Atap Rumah Warga
BACA JUGA:Kebakaran di Kantor Fasnet Sungailiat, Gerak Cepat Tim Damkar Berhasil Padamkan Api
Zalfika menjelaskan, mengingat material piston terbuat dari logam tebal dan keras, petugas harus menggunakan peralatan khusus berupa gerinda mini untuk memotong bagian piston secara perlahan. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi agar alat pemotong tidak mengenai kulit korban.
"Anggota menggunakan gerinda khusus evakuasi dengan teknik pendinginan terus-menerus menggunakan air agar panas dari gesekan gerinda tidak melukai jari korban. Pelepasan ini memakan waktu sekitar satu jam karena posisi jari yang sudah sangat rapat dengan lubang piston," tambahnya.
Berkat kesigapan petugas, piston motor tersebut akhirnya berhasil dipotong dan dilepaskan dari jari korban pada Kamis dini hari, sekitar pukul 00.28 WIB.
Zalfika Ammya menegaskan bahwa layanan penyelamatan seperti ini merupakan bagian dari tugas Damkar selain memadamkan api.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak memasukkan jari ke benda-benda yang berisiko menjepit. Namun, jika terjadi kondisi darurat seperti ini, jangan ragu untuk segera menghubungi atau mendatangi kantor Damkar. Kami siap memberikan pelayanan secara gratis," pungkasnya.
Meski mengalami luka lecet dan bengkak, korban berhasil diselamatkan tanpa cedera permanen.
BACA JUGA:Damkar Bangka Dirikan Posko Laporan Kebakaran