"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena diperkirakan akan terjadi pasang surut lagi.
Jaga kebersihan lingkungan dan hindari membuang sampah sembarangan.
Pemerintah, bersama para pemangku kepentingan terkait, sedang mengupayakan solusi jangka panjang untuk masalah ini," tambahnya.
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT TIMAH Tbk Anggi Siahaan mengatakan, perusahaan terus menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat terdampak bencana, terutama di wilayah operasional perusahaan.
BACA JUGA:Bekali Warga Binaan, Lapas Pangkalpinang Gelar Pelatihan Kemandirian Bersertifikat
Menurut Anggi, PT TIMAH Tbk senantiasa berupaya merespons situasi bencana secara cepat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar saat terjadi keadaan darurat.
"PT TIMAH Tbk, bersama pemerintah daerah, mengambil tindakan cepat untuk membantu masyarakat terdampak banjir rob.
Kami bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan pangan pokok warga," ujar Anggi.
BACA JUGA:UBB Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Banjir di Sumatra
Salah satu penerima bantuan, Siti, menuturkan rumahnya sempat terendam banjir selama tiga hari akibat pasang surut air laut, dengan ketinggian air hampir mencapai pinggang.
“Alhamdulillah ada paket sembako dari PT TIMAH Tbk. Ini sangat membantu kami, apalagi kami sudah beberapa hari terendam banjir. Kalau airnya surut, kami bisa masak lagi.
Tahun ini rasanya paling parah karena ketinggian air terus naik,” ujarnya.