Jelang Lebaran Pasar Pagi Padat Pengunjung, Harga Terdampak

Sabtu 29-03-2025,15:08 WIB
Reporter : Lia
Editor : Govin

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Aktivitas masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 semakin terlihat.

Salah satunya terlihat dari kepadatan masyarakat untuk berbelanja berbagai kebutuhan di Pasar Pagi Pangkalpinang. 

BACA JUGA:Mudah dan Aman! Kirim THR Lebih Praktis Lewat BRImo

Fenomena semacam ini memang lazim terjadi setiap tahun.

Tak hanya jumlah pengunjung yang meningkat drastis, tetapi harga kebutuhan pokok juga ikut naik.

Salah satu pembeli di Pasar Pagi Pangkalpinang, Sabtu (29/03/2015), Dini warga Perumnas Bukit Merapin Pangkalpinang mengakui bahwa ia bersama ibunya juga sibuk mempersiapkan untuk kebutuhan lebaran.

BACA JUGA:22 Truk Sampah Pangkalpinang Diturunkan Angkut Sampah Lebaran

"Ya ini rutinitasnya lebih heboh lah kalau belanja seperti ini setiap tahun untuk merayakan hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa, apalagi kalau seperti di keluarga kita ada family yang tinggal di Bandung dan akan pulang untuk berlebaran bersama di Pangkalpinang," ujar Dini seraya tersenyum.

BACA JUGA:Cek Bandara Dan Pelabuhan Di Pangkalpinang, Kapolda Babel : Secara Umum Kamtibmas Di Babel Aman Dan Terkendali

Namun diakui Dini kondisi Pasar Pagi Pangkalpinang tentunya akan berlipat lebih padat dibandingkan hari biasanya, karena memang semua orang sibuk mempersipkan aneka hidangan kebutuhan lebaran, sehingg wajar jika kondisi pasar juga ramai dan penuh sesak.

BACA JUGA:Cek Bandara Dan Pelabuhan Di Pangkalpinang, Kapolda Babel : Secara Umum Kamtibmas Di Babel Aman Dan Terkendali

"Tadi saya dan mama saya belanja di lapak Penjualan Ikan dan Daging Pasar Pagi Pangkalpinang, memang kondisi padat merayap, harga-harga juga biasa ikut naik lah.

Terus kenapa bisa naik, masyarakat sendiri sudah tau jawaban.

Tapi harapan saya ke depan pemerintah tetap harus lebih intensif melakukan pengawasan stok maupun harga, supaya balance lah antara harga yang ditawarkan tidak melambung tinggi ke konsumen namun pedagangnya juga tetap untung," harap Dini. 

Kategori :