Heboh, Kasus Penyimpangan Seksual di Sekolah, Ini Kata Bupati Bateng!

Kamis 14-03-2024,12:20 WIB
Reporter : Ynd
Editor : Govin

BABELPOS.ID, KOBA - Heboh, dugaan kasus dugaan penyimpangan seksual yang terjadi di salah satu SMA Negeri di Bangka Tengah oleh oknum ASN berprofesi guru, Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman angkat bicara.

BACA JUGA:Harga Bahan Pokok Melejit, Bupati Bateng dan Forkopimda Tinjau Pasar Koba

"Sebenarnya, untuk masalah tersebut, saya belum tahu detail, tapi konsep penyimpangan seksual (LGBT-red) memang kita rasakan ada," ujar Algafry kepada awak media, pada Kamis (14/3/2024).

Dituturkan Algafry, pihaknya melalui Satpol PP Bangka Tengah sudah turun langsung ke sekolah yang diduga terindikasi LGBT.

"Ketika, Satpol PP melakukan sidak dan sosialisasi memang ditemukan beberapa penyimpangan dan ini sudah dilaporkan ke saya, maka kita juga sudah melakukan diskusi dengan teman-teman dari Bina Remaja untuk merumuskan langkah-langkah ke depannya," ujarnya.

BACA JUGA:Dukung Program Ketahanan Pangan Bagi Dhuafa Selama Ramadan, YBM PLN Salurkan 5.000 Paket Sembako

Terpisah, Plt Kasat Pol PP Bangka Tengah Roy Harris Oktavian mengatakan dari hasil sidak di salah satu SMA Negeri di Bateng beberapa waktu lalu, memang ditemukan dugaan lima orang siswa laki-laki terlibat dalam indikasi penggiat LGBT dan juga terjaring dua orang siswa perempuan diduga (Lesbian -red).

Kata Dia, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada para pelajar guna mencegah perbuatan penyimpangan perilaku seksual di lingkungan sekolah.

BACA JUGA:Bangka Tengah Targetkan Prevelensi Stunting Turun Jadi 14 Persen dari 19,44 Persen

"Kami pun sempat tidak menyangka saat melakukan sosialisasi dilanjutkan dengan razia didapatkan sebanyak lima pelajar laki-laki dan dua pelajar perempuan yang diduga terlibat dalam komunitas LGBT," ujar Roy.

"Dari giat razia tim Satpol-PP yang dilakukan, hasil temuannya diserahkan kepada pihak sekolah untuk ditindaklanjuti," tandasnya.

Kategori :