Gaduh?

Minggu 27-08-2023,22:07 WIB
Reporter : Admin
Editor : Admin

 BEBERAPA teman bertanya, Bang, kenapa memilih diam dengan situasi yang tengah diperbincangkan sekarang? Menurut Abang gimana?

Oleh: Syahril Sahidir

CEO Babel Pos Grup

JUJUR, penulis merasa kesulitan harus memulai dari mana?  Namun, intinya permasalahan yang muncul sekarang ini --terutama yang tengah diperdebatkan di grup-grup WA--, adalah soal menyikapi beberapa kebijakan --lebih tepat dan lebih dominan lagi -- adalah soal pernyataan Penjabat Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

BACA JUGA:Survey

Sebenarnya, pada saat Pergantian Penjabat Gubernur dari Ridwan Djamaluddin --yang memasuki usia pensiun-- ke Suganda, cukup mengagetkan.  Namun, karena ini adalah kewenangan Pemerintah Pusat --Kementerian Dalam Negeri--, sehingga tidak ada riak-riak yang berarti, apalagi kegaduhan.    Intinya, karena ini kewenangan Pemerintah Pusat, masyarakat Babel menerima.

Karena sudah seperti itu mekanismenya.

Awal-awal kepemimpinannya, gaya Suganda cukup memikat.  Ia bersedia mendatangi beberapa orang Babel yang dikenal aktif dalam berbagai bidang--saya tak berani menyebut tokoh demi menghindari perdebatan--,  dan ia menyatakan siap dikritik demi kepentingan daerah ini, serta terbuka menerima masukan dari siapapun.

BACA JUGA:Gerung Kesandung

Penulis juga di awal-awal kepemimpinan Suganda hanya berpesan --itupun lewat tulisan dan sampai kini belum pernah bertatapan--, agar Suganda tidak salah dalam memilih teman ketika menjadi Penjabat Gubernur, maka lebih baik ia temani semuanya.  

Mengapa kegaduhan mulai muncul?

Adalah sudah menjadi hukumnya --meski tak tertulis--, kehadiran, perkataan, hingga kebijakan seseorang yang dalam posisi strategis itu takkan pernah mampu memuaskan dan memenuhi atau mengakomodir kehendak semua pihak.  

Dan, sudah menjadi hukum --tak tertulis pula--, ketika kebencian dan ketidaksukaan sudah terpatri di dalam diri atas seseorang, maka mulai dari kehadiran, perkataan, apalagi kebijakan dari seseorang itu, pastilah dipandang dengan sikap antipati.  

BACA JUGA: Gerung Kesandung II

Tapi, semua ini tetap bisa diatasi dengan kontrol diri dan kontrol emosi.

Kategori :