Pemkab Bangka Barat Bantu Warga Lestarikan Sedekah Kapuong

Pemkab Bangka Barat  Bantu Warga Lestarikan Sedekah Kapuong

Seni tradisional dalam rangkaian prosesi Sedekah Kapuong Desa Simpangtiga, Kabupaten Bangka Barat yang digelar Minggu (13/9/2026). (Foto: Antara)--

BABELPOS.ID, SIMPANGTIGA - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membantu warga Desa SIMPANGTIGA melestarikan tradisi Sedekah Kapuong agar kekayaan budaya lokal tersebut bisa diwariskan ke generasi berikutnya.

"Sedekah Kapuong Desa Simpangtiga ini rutin digelar setiap tahun sejak sekitar 1976, sebagai bentuk syukur warga setelah panen," kata Bupati Bangka Barat Markus di Simpangtiga, Minggu.

BACA JUGA:Anggota DRPD Maryam Harap BMIWI Babel Periode 2026 -2031 Sinergi Bangun Daerah

Pemerintah daerah, katanya, memandang perlu ikut mendukung upaya masyarakat setempat menjaga kelestarian tradisi tersebut agar bisa dikembangkan dan diwariskan ke generasi berikutnya.

Untuk itu, selain telah memasukkan tradisi tersebut sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan daerah, juga membantu penyediaan dana bantuan kegiatan melalui anggaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat.

BACA JUGA:Ngopi dengan Makanan Protein Bagus Bagi Kesehatan

"Selain kita melakukan perlindungan dengan memasukkan tradisi itu dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, kita juga membantu Rp20 juta, dengan harapan agar tradisi ini dapat dipertahankan dan dikembangkan sebagai bentuk keragaman budaya Bangka Barat," katanya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Muhammad Ferhad Irvan mengatakan Sedekah Kapuong (pengucapan warga lokal menyebut kampung) di Desa Simpangtiga ini merupakan tradisi turun-temurun sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas hasil bumi dan panen yang sudah diberikan dalam setahun terakhir.

BACA JUGA:Mau Ikut Trail Run, Ini 8 Perlengkapan Wajib Kamu Bawa untuk Keamanan

Rangkaian tradisi Sedekah Kapuong Desa Simpangtiga yang rutin digelar setiap tahun diawali dengan kegiatan keagamaan Khataman Al Quran dan dilanjutkan dengan ritual adat yang dipimpin tetua adat setempat.

"Selain menggelar berbagai kegiatan, acara ini juga dimanfaatkan masyarakat untuk mengeratkan kebersamaan dan kerukunan, seperti layaknya Lebaran rumah-rumah warga menerima dan menyediakan berbagai jamuan kepada para tamu, kerabat, keluarga, atau teman yang datang ke kampung itu," katanya.

BACA JUGA:Rekomendasi ​5 Sneakers Paling Hype untuk Nongkrong, Bikin Kamu Makin Kece Banget

Tradisi Sedekah Kapuong merupakan salah satu objek pemajuan kebudayaan dari Kecamatan Simpangteritip dan sudah dimasukkan dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025-2029.

"Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam upaya perlindungan, agar dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: