RSUD Junjung Besaoh Raih Predikat Kantor Bersih Program Makan Santri DLH

RSUD Junjung Besaoh Raih Predikat Kantor Bersih Program Makan Santri DLH

RSUD Junjung Besaoh Raih Predikat Kantor Bersih Program Makan Santri DLH--

BABELPOS.ID, TOBOALI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh Kabupaten Bangka Selatan (Basel) meraih predikat sebagai salah satu kantor bersih dalam program Mari Kita Membersihkan Kantor Sendiri (Makan Santri) yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemkab Basel dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, usai pelaksanaan upacara di Halaman Kantor Bupati Basel, Senin (17/08). 

BACA JUGA:Kanwil Kemenag Babel Maknai HUT ke-81 RI: Kerja Lebih Giat dan Empati Atas Musibah Gempa di NTT

Penilaian program Makan Santri telah dilaksanakan Tim DLH Basel sejak Januari hingga Maret 2026.

Seluruh kantor di lingkungan Pemkab Basel menjadi objek penilaian. 

Selain itu, berdasarkan hasil penilaian dan karakteristik masing-masing kantor, terdapat tiga instansi yang terpilih sebagai penerima penghargaan yakni, Juara pertama diraih Kementerian Agama (Kemenag) Basel, disusul Bapperida Basel sebagai juara kedua, dan RSUD Junjung Besar Basel sebagai juara ketiga.

BACA JUGA:Upacara HUT ke 81 Kemerdekaan, Bupati Algafry Rahman Pesankan Jaga Persatuan

Plt. Kepala DLH Basel, Agung Prasetyo Rahmadi mengatakan kriteria penilaian dalam program tersebut mengacu pada indikator penilaian Adipura, yang di antaranya keberhasilan menjaga kebersihan, penghijauan atau kerindangan, serta inovasi dalam pengelolaan persampahan.

Program Makan Santri bukan sekadar perlombaan kebersihan antarkantor, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan perkantoran.

BACA JUGA:Kobarkan Semangat Kemerdekaan, PLN UIW Babel Teguhkan Komitmen untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

"Jadi ketika penilaian Adipura datang, kita tidak lagi sibuk mengatur persiapan.

Karena sejak awal, perkantoran sudah melakukan kegiatan bersih sampah dan pengelolaan di lokasinya," ujarnya. 

Dijelaskannya, bahwa pengelolaan sampah di setiap kantor sangat iharapkan tidak lagi menggunakan pola kumpul, angkut dan buang.

Melalui surat edaran, setiap kantor didorong mampu memilah dan mengelola sampah secara mandiri, baik sampah organik maupun nonorganik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait