Pemkab Bangka Barat Dampingi Pokdarwis Kembangkan Wisata Bukit Kukus

Pemkab Bangka Barat Dampingi Pokdarwis Kembangkan Wisata Bukit Kukus

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Fachriansyah. (dok. ANTARA)--

BABELPOS.ID, MENTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pendampingan pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis) sebagai upaya mengembangkan potensi wisata alam Bukit Kukus agar semakin ramai dikunjungi wisatawan.

"Kita melakukan pendampingan agar wisata alam Bukit Kukus di Desa Airbelo, Mentok, ini mampu menjadi salah satu tujuan wisata unggulan daerah, sehingga bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar," Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat Fachriansyah di Mentok, Senin.

BACA JUGA:Pemkab Bangka Ajak Masyarakat Pertahankan Status Nihil Malaria

Menurut dia, pembukaan destinasi wisata alam baru ini merupakan langkah awal untuk memperluas pengembangan pariwisata di Kecamatan Mentok.

"Kita ingin keberadaan wisata baru ini sejalan dengan arah pembangunan pariwisata daerah, kita juga mendorong agar masyarakat dan pokdarwis selalu menjaga keseimbangan antara kepentingan wisata, kelestarian lingkungan dan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan Bukit Kukus tidak hanya menawarkan panorama alam yang asri dan alami sebagai daya tarik wisata.

Namun, bisa dikembangkan menjadi rangkaian destinasi wisata yang memadukan wisata sejarah dan wisata pendidikan serta interaksi dengan masyarakat sekitar. 

BACA JUGA:Dugaan Kejanggalan Dana Hibah KONI Bangka 2022, Kuasa Hukum Lutfi Minta Penyidik Usut Aktor Intelektual

"Lokasi ini cukup dekat dengan Jembatan Inggris, wisatawan nantinya tidak hanya diajak menikmati suasana bukit, tetapi juga memperoleh informasi mengenai sejarah dan perkembangan kawasan di sekitarnya," katanya.

Ia berharap pendekatan tersebut mampu menambah nilai tujuan wisata sehingga jumlah wisatawan meningkat.

Para pengunjung tidak sekadar datang untuk melihat pemandangan atau merekam foto, tetapi juga memahami cerita yang melekat pada tempat yang mereka datangi.

BACA JUGA:BMKG Tetapkan Bangka Belitung Siaga Kekeringan

Aspek pendidikan lingkungan perlu dikenalkan melalui pemanfaatan teknologi sederhana, misalnya keberadaan sejumlah pohon di kawasan Bukit Kukus dilengkapi barcode yang dapat dipindai oleh pengunjung.

Melalui barcode tersebut, pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai jenis pohon dan manfaatnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait