Wali Kota Resmikan Pembukaan Festival Pasir Padi 7 dan Launching Aplikasi TIC
Festival Pasir Padi 7 Kota Pangkalpinang Tahun 2026 berlangsung 18 -20 Juni 2026 di Kawasan Wisata Pantai Pasir Padi.--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin mengapresiasi atas kembali terselenggaranya Festival Pasir Padi 7 Kota Pangkalpinang Tahun 2026 yang akan berlangsung 18 -20 Juni 2026 di Kawasan Wisata Pantai Pasir Padi.
Wali Kota Pangkalpinang juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pendukung acara dari istansi pemerintah khususnya Dinas Pariwisata dan pihak mitra yang terlibat lainnya serta masyarakat Kota Pangkalpinang yang telah membersamai dalam mensukseskan kalender rutin event pariwisata Kota Pangkalpinang ini.
BACA JUGA:Pemkot Pangkalpinang dan TVRI Babel Matangkan Rencana Nobar Piala Dunia 2026
Wako Udin panggilan akrabnya ini menyebut bahwa dalam festival ini tentu banyak rangkaian acara yang bisa dinikmati salah satunya adalah Peh Cun atau festival perahu naga yakni pada saat detik-detik menegakkan telur ayam tepat pada pukul 12.00 wib saat posisi matahari siang pas di atas kepala.
Prosesi menegakkan telur peh cun ini merupakan bagian dari pelesatrian budaya secara turun temurun masyarakat tiong hoa.
Dan prosesi ini juga mengandung ilmu scientis tentang gratifikasi bumi yang sangat kuat di Kota Pangkalpinang atau Babel umumnya sehingga telur-telur tersebut dapat tegak berdiri sempurna.
BACA JUGA:Pemkot Pangkalpinang Luncurkan Aplikasi Pengumuman Kelulusan Berbasis Digital
Peh cun merupakan wujud nyata salah satu bukti budaya yang mengandung nilai-nilai toleransi terhadap keberagaman budaya di Indonesia khususnya di Kota Pangkalpinang Bangka Belitung.
"Festival ini Pasir Padi 7 Tahun 2026 Kota Pangkalpinang dilaksanakan bertepatan dengan hari lahirnya pancasila pada 1 Juni.
Pancasila adalah perisai di dalam menyatukan keberagaman budaya dan adat istiadat di Indonesia.
BACA JUGA:Pemkot Pangkalpinang Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kecamatan Rangkui
" Jadi ini sangat pas untuk dipadukan dalam festival pasir padi 2026 ini sebab Kota Pangkalpinang adalah salah satu kota toleransi di Indonesia yang masyarakatnya cinta damai dan bisa saling menjaga di tengah keberagaman dan perbedaan agama dan budaya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
