​Pangkalpinang Kejar Target 300 Unit BSPS 2026, Wako Udin: Kita Kejar Dulu

​Pangkalpinang Kejar Target 300 Unit BSPS 2026, Wako Udin: Kita Kejar Dulu

--

BABELPOS.ID, ​PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang tengah bergerak cepat untuk memenuhi kuota bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, secara resmi membuka Rapat Konsolidasi Usulan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Bapperida, Jumat (30/01/2026).

​Langkah ini diambil menyusul lonjakan signifikan alokasi bantuan dari pemerintah pusat.

Pada tahun 2026, Pangkalpinang mendapatkan jatah 300 unit, meningkat drastis dibandingkan tahun 2025 yang hanya berjumlah 50 unit.

BACA JUGA:Wali Kota : Kita Siap Revitalisasi Pasar Pagi Jadi Lebih Rapi

​Hingga saat ini, tercatat baru 131 Calon Penerima Bantuan (CPB) yang dinyatakan memenuhi syarat atau eligible pada tahap pertama.

Masih terdapat sisa 169 unit yang harus segera dipenuhi kriterianya agar bantuan dapat terserap maksimal.

​"Kita ingin sebenarnya semua (300 unit) bisa masuk tahun ini.

Namun, jika memang ada yang belum terverifikasi, sisanya akan kita usulkan kembali secara berkelanjutan di tahun 2027," ujar Prof. Saparudin kepada awak media usai rapat.

BACA JUGA:Didukung BRI dan LinkUMKM, Kenes Lalita Berhasil Kembangkan Bisnis Busana Anak Wastra Khas Jepara

​Mantan Guru Besar Unsri yang akrab disapa Prof. Udin ini menegaskan bahwa proses pendataan tahun ini menggunakan skema bottom-up.

Artinya, peran Camat dan Lurah menjadi ujung tombak dalam validasi data di lapangan.

​Berdasarkan aturan terbaru dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), terdapat syarat minimal intervensi sebanyak 10 unit per kelurahan.

​"Dinas Perkim tidak bisa bergerak sendiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: