Budi RRI Terus Berbagi, Giliran Warga Rangkui Diberikan Paket Sembako

Budi RRI Terus Berbagi, Giliran Warga Rangkui Diberikan Paket Sembako

Budi RRI Berbagi paket sembako di Kecamatan Rangkui.--

Budi RRI mengatakan, niatnya untuk maju dalam Pilwako ulang bukan untuk mencari ketenaran, namun melainkan hanya ingin menjadikan kota kelahirannya menjadi lebih baik. 

"Ya nawaitunya simpel, saya mau mau maju karena ingin bagaimana kota ini menjadi lebih baik.

Seperti tagline saya, bangun kota e, jage tradisi e," kata Budi RRI. 

BACA JUGA:Isi Kuliah Tokoh di Uniper Pangkalpinang, Budi RRI Ajak Mahasiswa Bangun Mental dan Karakter

Budi mengaku bahwa meski terbilang sebagai pendatang baru dalam kancah politik di Pangkalpinang, dirinya memahami betul permasalahan yang dihadapi Kecamatan Rangkui saat ini, salah satunya adalah persoalan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Mentok. 

"Kita ketahui bersama, kondisi TPU Jalan Mentok saat ini cukup memprihatinkan.

Dan kalau nanti terpilih sebagai wali kota, insyallah saya siap mengatasinya, kita benahi bersama-sama agar TPU lebih tertata dengan rapi," tutur Budi. 

BACA JUGA:Budi RRI Berbagi 450 Paket Sembako di Gerunggang, Warga Doakan Jadi Wali Kota

Selain masalah TPU, lanjut Budi RRI, persoalan sampah juga masih menjadi keluhan para warga.

Mulai dari masalah tarif, hingga jadwal pengambilan sampah yang tidak teratur, sehingga saat ini tak sedikit titik sampah liar yang berada di wilayah Kecamatan Rangkui.

"Setiap kali bertemu dengan warga, tak sedikit yang mengeluhkan soal sampah.

Nah, kalau nanti diamanahkan menjadi Wali Kota, saya sudah siap dengan programnya, salah satunya dengan program Bank Sampah," terang Budi RRI. 

BACA JUGA:Berbagi Berkah Ramadan, Budi RRI Bagikan 500 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Lebih lanjut Budi RRI menyampaikan bahwa masih banyak program prioritas yang dimilikinya ketika nanti terpilih menjadi wali kota. Namun dalam momen ini, dirinya tidak membeberkan semuanya. 

Sebab Budi RRI beralasan, percuma memiliki program yang bagus, namun jika tidak didukung oleh masyarakat hanya jadi sekedar wacana. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: