Selembar Diganjar Upah Rp450, Ratusan Warga Bateng Ramai Lipat Surat Suara

Selembar Diganjar Upah Rp450, Ratusan Warga Bateng Ramai Lipat Surat Suara

--

BABELPOS.ID, KOBA - Sejak pagi, nampak ratusan warga Bangka Tengah (Bateng) sudah berkumpul di Gedung Serba Guna Selawang Segantang, Jumat (5/1/2024) untuk melakukan pelipatan Surat Suara.

Diketahui, setiap surat suara yang dilipat mendapatkan upah sebesar Rp450 per lembar, kecuali surat suara Capres Cawapres sebesar Rp300 per lembar.

Ketua KPU Bangka Tengah, Supendi mengatakan surat suara yang dilakukan pelipatan kali ini ada DPR RI dengan jumlah 290 dus, tiap dus berisa 500 lembar surat suara.

BACA JUGA:Momen Ratusan Warga Rela Hujan-hujanan Demi Ikut Reses Rudianto Tjen

"Para pelipat suara ini nantinya ditugaskan untuk mengecek, apakah ada surat suara yang salah, rusak, terkena tinta, sudah dicoblos dan lainnya," tuturnya.

"Jumlah warga yang terlibat kurang lebih 221 orang dengan upah Rp450 per lembar dan untuk surat suara Capres dan Cawapres Rp300 per lembar," sambungnya.

Kata Dia, untuk kali ini pelipatan surat suara DPR RI, kemudian DPD RI, Provinsi, lalu Kabupaten/Kota.

BACA JUGA:HP Anak Muda dari POCO Ini Cuma Rp1,3 juta

"Mekanismenya dimulai dari jam 8, kemudian istirahat dari jam 12 hingga 1 siang, lalu lanjut sampai sore dan tidak boleh bawak hp, jadi selesai dilipat langsung kita kembalikan ke Gudang Logistik, sehingga tidak ada surat suara yang menginap," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bangka Tengah, Marhaendra Yuliansyah mengatakan pihaknya ikut terlibat dalam pengawasan pelipatan suara

BACA JUGA:Nasabah Diimbau Akses Layanan Resmi, Hubungi Contact BRI 1500017

"Jadi, sesuai Surat Pemberitahuaan KPU Kabupaten Bangka Tengah, hari ini akan dimulai sortir dan pelipatan surat suara, dimana Bawaslu ikut melakukan pengawasan," ujarnya.

Dikatakan Marhaendra, ada 4 personil Bawaslu Bangka Tengah yang ikut mengawasi ditambah Anggota Bawaslu dan dirinya sebagai Ketua Bawaslu Bateng.

"Kita akan melihat progresnya, mulai dari awal pelipatan hingga surat suara kembali ke Gudang Logistik," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: