Bangka Tengah Masih PPKM Level Tiga, Algafry Harap Tidak Akan Ada Penerapan PPKM Level Empat

Bangka Tengah Masih PPKM Level Tiga, Algafry Harap Tidak Akan Ada Penerapan PPKM Level Empat

KOBA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah masih terus terjadi, bahkan telah merenggut 62 korban jiwa dari berbagai kalangan usia. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Babelpos.co, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah per hari Senin Kemarin (27/7/2021), total kasus positif Covid-19 ini mencapai 3.761, dengan jumlah kasus aktif 506 orang, total sembuh 3.193 dan total pasien yang meninggal dunia sebanyak 62 orang. Algafry Rahman selaku Bupati Kabupaten Bangka Tengah mengatakan bahwa di tengah situasi pamdemi Covid-19 yang masih ada sampai saat ini, pihaknya tetap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). \"Jadi memang kita ketahui bersama, kasus Covid-19 di Bangka Belitung saat ini sedang tinggi-tingginya, di mana untuk Kabupaten Bangka Tengah sendiri berdasarkan surat dari mendagri kita masuk dalam PPKM level tiga dan kita berharap tidak akan ada penerapan PPKM level empat,\" ujar Algafry kepada Babelpos.co, pada Selasa (27/7/2021). Algafry menuturkan bahwa pihaknya akan terus memberikan pemahaman secara persuasif dan melakukan sosialisasi terkait penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. \"Berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh Pak Gubernur Provinsi Bangka Belitung, kita akan tetap humanis dan tidak melakukan tindakan hukum kepada masyarakat yang melanggar prokes, tapi kita lebih mengajak masyarakat untuk benar-benar memahami bahwa corona ini terus berlangsung,\" kata Algafry. \"Kita juga turut mengajak masyarakat untuk sama-sama berusaha dalam memutus mata rantai Covid-19 ini,\" tambahnya. Lebih lanjut, untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 yang lebih tinggi, Beliau pun meminta masyarakat untuk tetap waspada. \"Untuk saat ini, tentunya kita akan menyesuaikan kondisi di lapangan dan tetap memberikan ketentraman kepada masyarakat,\" ujarnya. \"Intinya saat ini kita harus tetap waspada, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dan kita meminta masyarakat untuk menghindari perkumpulan yang menimbulkan kerumunan,\" tutup Algafry. (sak/ynd)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: