BPBD Babel Telah Tangani 1.900 Hektar Karhutla

BPBD Babel Telah Tangani 1.900 Hektar Karhutla

Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel, Agus Afandi.--

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga 24 September 2026 telah menangani 850 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebagai dampak musim kemarau panjang dan kering di daerah itu.

"Hingga saat ini, kita sudah menangani 850 titik karhutla dengan luas lahan terdampak 1.900 hektare lahan dan hutan di daerah ini," kata Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Agus Afandi di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan jumlah kejadian karhutla hingga 24 September 2026 sebanyak 850 titik dengan luasan lahan terdampak 1.900 hektare ini tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

BACA JUGA:Polres Bateng Amankan Warga Air Gegas Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak

"Kita bersama pemerintah kabupaten, kota, TNI, Polri dan instansi terkait lainnya berjibaku memadamkan karhutla agar api tidak merambat ke lahan-lahan kering lainnya, perkebunan, dan pemukiman masyarakat," ujarnya.

Ia menyatakan dalam penanganan karhutla ini, BPBD Kepulauan Bangka Belitung hanya bersifat mendukung tim gabungan pemadam kebakaran dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau tahun ini.

BACA JUGA:Langkah Tegas, Sat Polraiud Polres Bangka Tertibkan Tambang Ilegal di Belakang Mushola Ar-Rahman Sungailiat

"Saat ini, kita hanya memiliki dua mobil tangki air yang dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla dan penyaluran air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan," ujarnya.

Menurut dia potensi karhutla pada puncak musim kemarau yang diprediksi BMKG pada September hingga Oktober 2026 ini sangat tinggi, karena lahan dan hutan mengalami kekeringan sehingga sangat mudah terbakar.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, mengingat kondisi cuaca yang kering saat ini rentan memicu kebakaran," katanya.

BACA JUGA:Perkuat Tata Kelola, PT Timah Lanjutkan Sinergi dengan Polda dan Kejaksaan di Bangka Belitung

BACA JUGA:Menuju Panggung Asian Games 2026, Pelari Kebanggaan Bangka Belitung Robi Syianturi Siap Bikin Bangga Indonesia

BACA JUGA:Pemkab Bangka Selatan Salurkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim, Riza: Pemerintah Wajib Hadir

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: