Ketua LKN DPP PKB Kukuhkan Pengurus DPW Babel 2026 - 2031
Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengukuhkan Ketua dan Pengurus DPW PKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Periode 2026 hingga 2031 di Pangkalpinang, Senin (9/2/2026). (Foto : Antara)--
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainul Munasichin mengukuhkan Ketua DPW PKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Periode 2026 hingga 2031, Bertu Merlas di Pangkalpinang, Senin (9/2/2026).
"Pengukuhan ini bukan sekedar serimonial tetapi sebuah penegasan arah politik PKB kedepannya," kata Zainul Munasichin saat membacakan sambutan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Pangklpinang, Senin.
Ia menyatakan saat ini dunia sedang tidak dalam kondisi baik-baik saja, ekonomi global bergejolak, konflik terjadi di banyak Kawasan, perubahan iklim dan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik terus diuji.
BACA JUGA:Polres Bangka Tetapkan AP Sebagai Tersangka Kasus Penusukan Maut di Belinyu
"Saat ini Indonesia memang lebih relatif stabil, tetapi rakyat ingin lebih dari sekedar stabil dan ingin hidup lebih pasti, adil dan lebih bermatabat," ujarnya.
Ia menyatakan dalam kondisi politik seperti ini, maka partai politik tidak boleh biasa-biasa saja.
Parpol harus hadir sebagai solusi dan PKB adalah solusi kebangsaan.
Oleh karena itu, PKB tidak boleh hanya menjadi sebagai peserta pemilu tetapi harus menjadi kekuatan politik yang memimpin, kekuatan politik yang nyata menentukan arah, menggerakkan perubahan dan memikul tanggung jawab kebangsaan.
BACA JUGA:Kapolsek Taman Sari Pimpin Strong Point Pagi di Depan SMKN 1 Pangkalpinang
"Kita semua adalah politisi dan ini fakta, tetapi PKB tidak cukup dipimpin oleh politisi biasa.
Jika politisi hanya focus kepada kontestasi, maka pemimpin hanya fokus tanggung jawab menjadi negarawan dan negarawan harus focus kepada masa depan bangsa, bahkan itu tidak selalu menguntungkan dirinya," katanya.
Ia menekankan PKB membutuhkan kader yang berani berfikir melampui sekedar memenangkan pemilu. Dia harus turun dan bekerja keras dengan visi yang Panjang serta langkah-langkah yang konkrit dan terukur.
"Pemenang pemilu bukan sekedar ambisi pribadi, tetapi kewajiban politik partai dan ada nilai, ideologi. Oleh karena itu, semua pengurus harus jelas tugas, program, ukurannya," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
