Mengendalikan Inflasi dari Meja Makan

Mengendalikan Inflasi dari Meja Makan

James Okto Irwan--Foto IST

Keempat, berkonsumsi dengan bijak sehingga tidak membuang-buang makanan. Kerap kali ketika kita melihat makanan tertentu rasanya ingin membeli semua makanan tersebut. Hal ini sering kali dikenal di masyarakat sebagai sebuah konsep lapar mata yang mana belum tentu makanan tersebut dapat dihabiskan seluruhnya. Oleh karena itu, perlu dipahami sebuah konsep ambil secukupnya dan habiskan sepenuhnya agar tidak membuang-buang makanan yang justru menjadi sampah baru. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup bahwa sampah sisa makanan menyumbang sebesar 40,76% dari total sampah yang ada. Hal ini perlu diantisipasi agar tidak menambah jumlah sampah sisa makanan.

Grafik 2. Komposisi Sampah Berdasarkan Jenis Sampah di Indonesia

Sumber: SIPSN - Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional

Pada akhirnya inflasi menjadi bagian penting yang tetap harus dijaga kestabilannya, bukan untuk diwujudkan serendah-rendahnya. Inflasi yang rendah dan stabil sangat dibutuhkan sebagai bahan bakar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal tersebut, beban dan tanggung jawab tidak hanya menjadi tugas negara. Masyarakat juga memiliki peran penting, dan salah satu yang dapat dilakukan yakni dengan menjaga inflasi dari meja makan.

BACA JUGA:MENYOAL PILKADA LANGSUNG DAN ATAU TAK LANGSUNG

BACA JUGA:MENJAGA NAPAS KEUANGAN DESA DI TENGAH PENGETATAN FISKAL

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: