Mie Instan Memang Enak, Tapi Jangan Berlebihan, Ini Resikonya

Mie Instan Memang Enak, Tapi Jangan Berlebihan, Ini Resikonya

Ilustrasi mie instan--Foto IST

BABELPOS.ID - Menikmati mie instan memang enak sehingga banyak disukai masyarakat. Namun harus dipahami bahwa konsumsinya jangan berlebihan atau cukup hanya sebagai makanan “rekreasi”.

“Mi instan merupakan jenis makanan yang aman dikonsumsi jika kita paham bagaimana batasan porsi dan cara pengolahan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh kita. Mi instan pada umumnya cenderung tinggi natrium, dan lemak, serta energi. Misal dikonsumsi hanya pada saat tanggal lahir kita sehingga 1 bulan 1 kali saja,” kata Ahli gizi dan anggota Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Diah Maunah dilansir Antara, Senin (2/2). 

Diah mengatakan konsumsi mi instan memang disukai masyarakat karena cenderung mudah didapat, terjangkau dan praktis. Terlebih saat musim hujan, masyarakat menyukai konsumsi mi instan rebus karena menghangatkan di samping rasanya gurih dan disukai semua orang.

Namun mi instan memiliki kandungan natrium dan energi dari lemak yang perlu diperhatikan terutama oleh seseorang dengan kondisi darah tinggi dan penyakit pembuluh darah lainnya, serta obesitas.

BACA JUGA:5 Kebiasaan Ini Bisa Mempengaruhi Metabolisme Kamu

BACA JUGA:Bagus untuk Olahraga, Ini Waktu Makan Kurma yang Tepat Menurut Ahli Gizi

Diah menjelaskan mi instan rebus pada umumnya memiliki kandungan natrium lebih tinggi daripada yang digoreng yakni di atas 1000 miligram dalam satu bungkusnya. Kadar ini sudah memenuhi hampir 75 persen kebutuhan natrium harian seseorang sehingga masyarakat perlu bijak dalam mengonsumsi mi instan kuah.

“Jika kita ada hipertensi atau sensitif terhadap natrium maka tidaklah tepat mengonsumsi mi instan ini karena jatah natriumnya akan habis hanya dengan konsumsi satu bungkus mi kuah instan. Kebutuhan natrium seseorang dengan hipertensi maksimal adalah 1.200 miligram, di mi kuah instan antara 1000-1100 milligram per saji,” jelasnya.

Diah mengatakan, sebaiknya mi instan tidak dikonsumsi berlebihan selama musim hujan tanpa diimbangi dengan makanan sehat lainnya. Masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi mi instan yang berlebihan di antaranya masalah penyakit degeneratif seperti kerusakan pada pembuluh darah, hipertensi yang dapat berujung pada gangguan fungsi ginjal, serta gangguan fungsi saluran cerna seperti iritasi lambung, dan usus.

Pada remaja juga bisa ditemukan hemoroid atau ambeien, sampai kanker usus karena riwayat makanan mi instan di setiap minggunya. Selain itu masalah obesitas juga dapat muncul jika mi instan dikonsumsi secara berlebihan.

BACA JUGA:6 Masalah Kaki yang Mengindikasikan Masalah Kesehatan

BACA JUGA:4 Kiat Mengurangi Lemak di Perut

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: