Kanwil Kemenkum Babel Ikuti Rapat Evaluasi Pengelolaan Akses Internet
--
//Perkuat Keamanan SPBE dan Optimalisasi Jaringan
BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti kegiatan Rapat Evaluasi Pengelolaan Akses Internet di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum yang dilaksanakan pada Senin, 02 Maret 2026, bertempat di Ruang Rapat Tata Usaha dan Umum (TUM) Kanwil Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung.
BACA JUGA:BUMDes Peternakan di Bangka Produksi 23 Ribu Butir Telur Ayam Ras
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Hukum, Rifqi Adrian Kriswanto, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Triandini Oscar, Katim Humas Sriyani Agustina, JFT Pranata Komputer, serta CPNS di lingkungan Kanwil.
BACA JUGA:Tebar Kebahagiaan di Bulan Suci, 46 Anak Yatim Berbelanja Baju Lebaran di Asoka Koba
Dalam arahannya, Kepala Pusdatin Kementerian Hukum, Rifqi Adrian Kriswanto, menekankan pentingnya penguatan keamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan Kementerian Hukum.
Ia juga menegaskan bahwa keamanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab unit teknologi informasi, melainkan komitmen bersama seluruh pegawai dalam menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data.
Lebih lanjut, Rifqi Adrian Kriswanto menyampaikan bahwa setiap satuan kerja wajib membangun budaya keamanan SPBE yang berkelanjutan, mematuhi kebijakan serta regulasi keamanan siber, serta mengoptimalkan fungsi Tim Keamanan Siber yang telah dibentuk.
Penguatan tata kelola keamanan digital dinilai menjadi faktor krusial dalam mendukung pelayanan publik yang berbasis teknologi informasi.
BACA JUGA:Wali Kota Pangkalpinang Ajak Muzaqi Tunaikan Kewajiban Bayar Zakat
Selain penguatan aspek keamanan, rapat juga membahas evaluasi pengelolaan jaringan WiFi di lingkungan Kantor Wilayah.
Tim Pusdatin memaparkan bahwa saat ini Kanwil menggunakan dua SSID, yakni SSID Terbatas dan SSID Optimal, yang dirancang untuk mendukung efisiensi serta pengaturan distribusi bandwidth sesuai kebutuhan pengguna.
Namun demikian, hasil evaluasi awal menunjukkan adanya ketimpangan distribusi beban jaringan, di mana mayoritas pengguna masih terkonsentrasi pada SSID Terbatas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
