PLN UP3 Belitung Bersama BPBD Belitung Tingkatkan Pemahaman Bahaya Api dan Penggunaan APAR Bagi Pegawai
Khairudin, Anggota Regu III BPBD Kab. Belitung memperagakan cara menggunakan APAR kepada para pegawai dan TAD PLN UP3 Belitung.--
BABELPOS.ID, TANJUNG PANDAN - Dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Belitung menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi tanggap darurat kebakaran yang dilaksanakan di Kantor PLN UP3 Belitung pada Jumat (30/1/2026).
BACA JUGA:5000 Dulang Tersaji, Warga Tumpah Ruah Rayakan Ruwah Kubur Bak Lebaran
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung sebagai bentuk komitmen PLN dalam memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan pemahaman pegawai terhadap bahaya kebakaran dan cara penanganannya secara cepat dan tepat.
BACA JUGA:Istri Ajak Warga Gerebek Kontrakan di Pangkalpinang, Suami Ternyata Tidur Bareng Wanita Lain
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai potensi bahaya api di lingkungan kerja, jenis-jenis kebakaran, serta pengenalan alat pemadam api ringan (APAR) beserta fungsinya.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penggunaan APAR yang benar serta teknik pemadaman api menggunakan peralatan tradisional seperti karung basah sebagai upaya penanganan awal kebakaran.
Manager PLN UP3 Belitung, Megantara Vilanda Setyawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun budaya K3 yang kuat di lingkungan kerja PLN.
BACA JUGA:Baru Justiar dan Anaknya, Tipikor Lahan Tambak Udang Pulau Lepar Belum Menyasar Pihak Swasta
“Kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, khususnya kebakaran, adalah kompetensi wajib bagi seluruh pegawai PLN.
Dengan pemahaman yang baik tentang bahaya api dan cara menggunakan APAR, kami berharap seluruh insan PLN dapat bertindak cepat dan tepat sebelum kondisi darurat semakin membesar,” ujar Megantara.
BACA JUGA:Baru Justiar dan Anaknya, Tipikor Lahan Tambak Udang Pulau Lepar Belum Menyasar Pihak Swasta
Ia menambahkan bahwa simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel dan peralatan keselamatan kerja yang tersedia di lingkungan kantor.
“Melalui kegiatan ini, kami menguji kesiapan pegawai, peralatan APAR, serta koordinasi dengan BPBD.
Harapannya, tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil dalam praktik sehingga risiko kecelakaan kerja dapat ditekan seminimal mungkin,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
