Perguruan Tinggi Pertama Hadir di Beltim, Buka 4 Program Studi S1

Perguruan Tinggi Pertama Hadir di Beltim, Buka 4 Program Studi S1

Institut Dargantara hadir sebagai perguruan tinggi pertama di Beltim dengan membuka empat program studi jenjang S1. (Foto: Diskominfo SP Beltim)--

“Kenapa kami perlu hadir di sini? Karena kami ingin memberikan eksistensi perguruan tinggi di wilayah Belitung Timur dan Belitung, supaya masyarakat mampu mengakses pendidikan tinggi dan tidak perlu harus keluar. Mereka tetap bisa kuliah di sini,” ungkapnya.

BACA JUGA:Honda Babel Alirkan 219.000 Liter Air Bersih untuk Masyarakat di Seluruh Babel dikala Kemarau Melanda

Institut Dargantara Siapkan Pengembangan Program Studi

Yayasan Darma Ganesha tidak hanya menyiapkan empat program studi S1 yang telah dibuka. Pengembangan program studi baru juga direncanakan pada masa mendatang, termasuk peluang membuka jenjang magister.

Langkah tersebut diharapkan membuat Institut Dargantara berkembang menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat di Pulau Belitung.

Kehadiran perguruan tinggi lokal juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin melanjutkan kuliah tanpa harus menanggung biaya dan kebutuhan hidup selama berada di luar daerah.

Selain memperluas akses pendidikan, kampus lokal diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Belitung dan Beltim.

BACA JUGA:Wabup Beltim Tegas Soal BBM Subsidi, Larang Pengisian Pakai Jeriken

Isyak Meirobie Disiapkan Jadi Rektor Pertama

Dr. Isyak Meirobie turut menyampaikan alasan dirinya bersedia menjadi calon rektor pertama Institut Dargantara.

Menurut Isyak, berdirinya perguruan tinggi di tanah kelahiran masyarakat Belitung memiliki arti tersendiri.

Ia mengaku pernah merasakan tantangan ketika harus meninggalkan daerah untuk menempuh pendidikan tinggi.

“Saya bersedia menjadi Rektor pertama Institut Dargantara karena ini seperti mimpi anak Belitung yang terwujud,” ujar mantan Wakil Bupati Belitung tersebut.

“Saya dulu kuliah harus keluar dan orang tua dengan susah payah mengumpulkan uang, karena kalau tidak punya uang, bagaimana mungkin kita bisa kuliah ke luar pulau?” sambung Isyak.

BACA JUGA:SDN 10 Gantung Borong 19 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Beltim, Qayla Sumbang 2 Emas

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait