BACA JUGA:Pelaku Penembakan di Payak Ubi Toboali Tertangkap di Muntok, Diduga Hendak Kabur Palembang
Hidayat meminta para bupati/ walikota, kapolres, kapolda dan TNI ikut andil dalam menyelesaikan persoalan penyaluran BBM khususnya BBM bersubsidi .
"Jangan sampai persoalan di BBM subsidi di Babel jadi ikut rame sampai tingkat nasional, padahal stok kita cukup.
Karena kita sudah cek, stok cukup 30 - 40 ton lengkap, kecuali memang sudah habis.
Maka jatah SPBU untuk masyarakat kecil jadi ajang kriminalisasi dan premanisme," sebutnya.
Ia meminta agar semua pihak yang terkait di dalam tata kelola penyaluran bbm subsidi ini, untuk dapat bekerja sesuai aturan yang berlaku.
"Banyak cara untuk mencari rezeki, asal jangan memakan hak orang lain dan merugikan orang lain.
BACA JUGA:Bupati Fery Insani Prihatin, Jembatan Penghubung Desa Mapur Diduga Sengaja Dibakar Hangus
BACA JUGA:Sosialisasi Pijar & Inovasi SIMPUR, Perkuat Peran Bunda PAUD Menuju PAUD Unggul dan Ramah Anak
BACA JUGA:DPW PPP Babel Tegaskan Pemberhentian Waketum dan Sekjen Berlandaskan Keputusan Organisasi