Sebelumnya, yayasan tersebut juga pernah menerima bantuan perusahaan untuk pembangunan SDIT Al-Mansyur pada tahun 2017.
BACA JUGA:Bantu Anak Kembali Bersekolah, PT TIMAH Salurkan 210 Paket Seragam di Dusun Serdang
Dukungan serupa juga diberikan kepada Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Permata Belitung.
Bantuan yang disalurkan pada tahun 2026 ditujukan untuk mendukung pembangunan dan kelengkapan ruang belajar agar kegiatan pendidikan formal dan tahfiz Al-Qur'an dapat berlangsung lebih optimal.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Permata Belitung, Nur Khotim, mengatakan pesantren yang berada di Jalan Permata 2, Gang Berlian, Air Merbau, Tanjungpandan, tersebut memiliki sekitar 45 santri.
Selain pendidikan formal, pesantren juga menyelenggarakan kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur'an pada sore hari.
BACA JUGA:Puluhan Tahun Belum Direnovasi, Masjid Al Fatah di Belitung Timur Terima Bantuan PT Timah
Ia menjelaskan, ketersediaan ruang kelas yang memadai menjadi salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kegiatan belajar dan pelatihan santri.
Dukungan perusahaan diharapkan dapat membantu pesantren melengkapi fasilitas yang diperlukan sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak anak untuk belajar dan menghafal Al-Qur'an di daerahnya sendiri.
“Tujuan kami mendirikan pesantren tahfiz ini supaya ada penerus-penerus penghafal Al-Qur'an.
Anak-anak di sekitar sini juga punya tempat untuk belajar tahfiz Al-Qur'an tanpa harus keluar daerah,” tuturnya.
BACA JUGA:Dari Pertanian hingga Perikanan, PT Timah Dukung Ketahanan Pangan di Wilayah Operasional
Selain mendukung pembangunan fasilitas belajar dan tempat tinggal santri, PT TIMAH juga berkontribusi dalam penyediaan sarana pendukung kegiatan pendidikan keagamaan.
Salah satunya melalui bantuan pembangunan masjid di Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Madinatunnajah, Yayasan Khodijah Center Madani, Kota Pangkalpinang.
Masjid tersebut direncanakan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang untuk mendukung pembelajaran dan pembinaan karakter santri.
Ketua Yayasan Khodijah Center Madani, Samiah, mengatakan saat ini pesantrennya memiliki 73 santriwati, sementara kegiatan TPA pada sore hari diikuti sekitar 100 anak.