Kapolresta Pangkalpinang Bikin Program Polisi Peduli Pengangguran, Target 30 Orang Dapat Kerja

Kamis 22-10-2026,14:50 WIB
Reporter : Agus Putra
Editor : Govin

Kami ingin menghadirkan program yang benar-benar menyentuh hati masyarakat," tuturnya.

BACA JUGA:​Dukungan Bank Sumsel Babel Antar Minuman Jeruk ‘ORENJI’ Sukses Kembangkan Bisnis

Selain persoalan pengangguran, Indra mengungkapkan pihaknya juga berencana mengembangkan kegiatan sosial lain yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Di antaranya penanganan stunting dan gizi buruk, operasi katarak, serta membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan untuk penyakit serius, seperti tumor dan kanker.

Ketua SPSI Babel Darusman menyambut positif inisiatif Polresta Pangkalpinang tersebut.

Ia menilai keterlibatan kepolisian dalam membantu mengatasi pengangguran merupakan bentuk perhatian terhadap persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi masyarakat.

BACA JUGA:​Dukungan Bank Sumsel Babel Antar Minuman Jeruk ‘ORENJI’ Sukses Kembangkan Bisnis

"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik program ini.

Ini luar biasa dan sangat bagus, apalagi jika benar-benar diimplementasikan. Kami siap mengawal upaya penanganan pengangguran ini," kata Darusman.

Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, kepolisian, serikat pekerja dan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan.

Ia menegaskan, kehadiran negara di tengah masyarakat sangat penting, terutama dalam upaya mengurangi pengangguran dan memperluas kesempatan kerja.

BACA JUGA:Ratusan PMR Se-Babel Berkumpul di Tegem XI, TKR & Youth Station 2026 Pantai Matras

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pangkalpinang Amrah Sakti menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kapolresta Pangkalpinang yang turut memberikan perhatian pada persoalan pengangguran.

Ia mengatakan, persoalan ketenagakerjaan di Pangkalpinang masih menjadi tantangan.

Berdasarkan pengamatannya, perkembangan angka pengangguran sejak 2011 hingga 2026 mengalami fluktuasi, dengan kenaikan yang dinilainya lebih besar dibandingkan penurunannya.

Kategori :