"Kami berharap masyarakat dapat mengikuti imbauan yang disampaikan pemerintah dan bersama-sama menjaga kesehatan selama masa pemulihan pascakebakaran.
Apabila kondisi asap masih terasa mengganggu, masyarakat sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan pernapasan," sebutnya.
Ia menegaskan, penyampaian informasi yang cepat dan tepat menjadi bagian penting dalam penanganan situasi pascabencana.
Melalui komunikasi publik, masyarakat diharapkan memahami potensi risiko kesehatan sekaligus mengetahui langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga.
BACA JUGA:Perpusda Bangka Barat Hadirkan Tata Pamer Naskah Kuno
Pemkab Bangka Selatan pun mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, serta mendukung upaya penanganan dan pemulihan lingkungan pascakebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya paparan asap, diharapkan risiko gangguan kesehatan dapat ditekan sehingga warga dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih aman selama masa pemulihan.
BACA JUGA:Satpol PP Kabupaten Bangka Tertibkan Tambang Ilegal di Dam 1 Pemali Rambah Air Baku PDAM
BACA JUGA:Perpusda Bangka Barat Hadirkan Tata Pamer Naskah Kuno