Suara Penulis dan Tanggung Jawab Editor

Jumat 18-09-2026,15:33 WIB
Reporter : Budi Rahmad
Editor : Budi1

Bisa jadi justru di situlah naskah kita sedang menemukan bentuk terbaiknya. Penulis membutuhkan editor bukan karena penulis tidak mampu menulis. Penulis membutuhkan editor karena tidk seorang pun mampu melihat tulisannya sendiri dari seluruh sudut.

Karena itu biarkan orang lain membacanya. Dan ketika orang lain menemukan sesuatu yang luput dari pandangan kita, jangan buru-buru merasa tulisan kita disalahkan. Barangkali, kita sedang diberiu kesempatan untuk membuatnya menjadi lebih baik. Sebab penulis yang baik tidak hanya pandai menulis. Ia juga bersedia mendengarkan ketika tulisannya dibaca oleh orang lain.

Penulis tanpa editor bisa diibaratkan atlet tanpa pelatih. Ia akan tetap bisa berlatih dan bertanding, tetapi ia akah kehilangan mata lain yanng melihat kekurangan yang tidak disadarinya. Atlet membutuhkan pelatih bukan karena ia tidak mampu. Ia membutuhkan pelatih karena ia tidak mungkin melihat seluruh gerakannya sendiri. Begitu pula penulis membutuhkan editor. Bukan karena ia tidak mampu menulis, tetapi karena tidak mungkin melihat seluruh kekurangan tulisannya sendiri.**

Budi Rahmad alumni Pendidikan Bahasa Universitas Bengkulu. Saat ini bekerja sebagai wartawan sekaligus editor di Koran Babel Pos dan babelpos.id. Ia juga merupakan founder di Rumah Baca Spasi Pangkalpinang dan relawan pada Komunitas Depati Literasi. Tahun 2023 mendapat penghargaan Jurnalis Pelopor Literasi Daerah dari Pemprov Bangka Belitung. Empat cerpennya masuk dalam kumcer Menembus Pintu Langit yang diterbitkan PWI Pusat tahun 2023.

 

 

 

Kategori :