Berkendara Tetap Nyaman Saat Hujan Abu dan Asap, Simak Tipsnya

Selasa 08-09-2026,10:47 WIB
Reporter : Septi
Editor : Govin

Komponen kendaraan yang berkaitan dengan penyaring udara juga perlu diperhatikan karena abu vulkanik dapat masuk dan menumpuk pada bagian tersebut.

Sebelum berangkat, pengendara juga sebaiknya memantau informasi resmi mengenai aktivitas gunung api, arah penyebaran abu, kondisi lalu lintas, serta kemungkinan adanya penutupan jalan.

BACA JUGA:Hari Pelanggan Nasional, Honda Hadirkan Kejutan Spesial untuk Konsumen

Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman

Saat berkendara di tengah hujan abu, pengendara perlu mengurangi kecepatan.

Abu yang menutupi permukaan jalan, terutama ketika bercampur dengan air, dapat membuat jalan menjadi lebih licin dan mengurangi daya cengkram ban.

Hindari melakukan manuver secara tiba-tiba.

Kendalikan kendaraan dengan halus dan berikan perhatian lebih terhadap kondisi lalu lintas di depan dengan memberikan jarak aman yang lebih.

Jangan Memaksakan Diri Saat Kondisi Memburuk

Jika hujan abu dan asap semakin pekat hingga jarak pandang sangat terbatas, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara.

Kurangi kecepatan secara bertahap, nyalakan lampu utama, jaga jarak dengan kendaraan lain, kemudian cari tempat yang aman untuk menepi. Pengendara juga sebaiknya tidak membuka visor helm ketika abu masih pekat.

BACA JUGA:Tampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang

Perhatikan Kendaraan Setelah Terpapar Abu

Perhatian terhadap kendaraan tidak berhenti setelah sampai di tujuan.

Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain filter udara, sistem pengereman, rantai dan komponen bergerak, area mesin dan CVT, lampu depan dan belakang, serta ban dan area roda.

Apabila terdapat penurunan performa dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di AHASS terdekat.

Kategori :