BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan kegiatan bongkar barang pelabuhan selama Juli 2026 mencapai 184.506 ton atau mengalami kenaikan 0,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 183.746 ton.
"Peningkatan bongkar muatan kapal di pelabuhan ini untuk menjaga stabilitas stok dan harga berbagai kebutuhan masyarakat," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Rabu.
BACA JUGA:PT TAJ Anak Usaha PT Timah Dukung Ketahanan Pangan Lewat Bantuan Alat Pertanian
Ia mengatakan peningkatan volume barang berbagai kebutuhan masyarakat selama Juli 2026 dipengaruhi oleh peningkatan bongkar muatan kapal di Pelabuhan Tanjung Kalian sebesar 14,68 persen dan Tanjung Pandan sebesar 13,28 persen.
"Selama Januari hingga Juli tahun ini, volume barang yang dibongkar 1.161.104 ton atau mengalami peningkatan sebesar 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 1.108.540 ton," katanya.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Bersama Bapperida Pangkalpinang Dorong Nanas Tua Tunu Menuju IG
Penurunan volume barang yang dimuat terbesar terjadi di Pelabuhan Sadai, Toboali, Bangka Selatan sebesar 17,91 persen dan Pelabuhan Pangkal Balam sebesar 12,83 persen.
Selama Januari hingga Juli 2026, volume barang yang dimuat mengalami peningkatan sebesar 19,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ia menyatakan jumlah barang yang dimuat di pelabuhan pada Juli 2026 sebanyak 287,14 ribu ton atau turun sebesar 1,78 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Hal ini dikarenakan berkurangnya ekspor komoditas unggulan daerah, seperti timah, lada putih, sawit dan lainnya.
BACA JUGA:NSS Sungailiat Gelar Donor Darah Bersama Warga, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Sesama
Ia menambahkan secara garis besar pada Juli 2026, aktivitas muat barang lebih besar dibandingkan aktivitas bongkar.
Pelabuhan Pangkalbalam menjadi pelabuhan muat dan bongkar tersibuk se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibandingkan pelabuhan lain pada Juli 2026.
"Selama ini, Pelabuhan Pangkalbalam menjadi pelabuhan tersibuk dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di Pulau Bangka ini," katanya.
BACA JUGA:Bos Afat TJ Mart Cs Akan Diadili Pada Pekan Depan