BABELPOS.ID, SUNGAILIAT – Kebakaran menghanguskan sebuah toko kelontong di Desa Jurung, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, pada Selasa (1/9/2025) siang.
Insiden yang dipicu oleh aktivitas membakar sampah tersebut mengakibatkan pemilik toko mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp30 juta.
BACA JUGA:Ini 5 Mobil Termurah di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman, membenarkan kejadian tersebut.
Pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung mengerahkan personel Damkar ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Begitu menerima laporan, anggota Damkar langsung meluncur ke lokasi.
Di sana, warga setempat sudah bergotong-royong mencoba memadamkan api.
Tim kami langsung melakukan penanganan dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 30 menit," ujar Achmad Suherman.
BACA JUGA:Ini 5 HP Sultan di Indonesia, Spesifikasi Wah, Harga Waw!!
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kebakaran bermula dari tindakan anak pemilik toko yang membakar sampah di area samping bangunan.
Karena cuaca terik, kobaran api cepat membesar dan menjalar ke bagian toko.
Suherman menyoroti ketiadaan alat pemadam api ringan (APAR) di toko tersebut, yang membuat pemilik dan warga sempat panik saat api mulai membesar.
BACA JUGA:Ketua PB Porprov Babel Kunjungi SD Negeri 18, Patung Bang Tilin Resmi Dihibahkan
Atas kejadian ini pihaknya meminta pemilik toko atau tempat usaha agar memiliki APAR sebagai langkah penanganan awal sebelum petugas pemadam tiba.
Selain itu, di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau, masyarakat diimbau keras untuk tidak membakar sampah atau membuat sumber api di sembarang tempat.