Spanyol Juara Dunia, De La Fuente Bangga, Scaloni Sedih

Senin 20-07-2026,08:54 WIB
Reporter : Yudi
Editor : Jal

BACA JUGA:Final Impian Spanyol Vs Argentina

Drama terjadi pada masa injury time. Tepat pada menit ke-90+3, gelandang Argentina Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras terhadap Pau Cubarsi saat berebut bola.

Kartu merah itu membuat Argentina harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain dan menghadapi babak perpanjangan waktu dalam situasi yang lebih sulit, sementara Spanyol memiliki keuntungan jumlah pemain untuk memburu gol penentu gelar juara Piala Dunia 2026.

Timnas Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada babak tambahan. Gol yang ditunggu-tunggu hadir pada menit ke-106 atau setelah babak tambahan pertama dimulai.

Serangan dibangun dari sisi kanan melalui Pedro Porro yang mengirim umpan ke tiang jauh. Nico Williams menunjukkan kemampuan individu yang apik dengan menjaga bola tetap hidup sebelum mengirim umpan tarik kepada Ferran Torres.

Penyerang Spanyol itu tanpa kesulitan melepaskan tembakan keras yang menghujam atap gawang Emiliano untuk membawa La Roja memimpin 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Spanyol semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Pada menit ke-113, Ferran sebenarnya kembali membobol gawang Argentina usai menerima umpan terobosan dari Yamal dan menaklukkan Emiliano dalam situasi satu lawan satu. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Torres lebih dahulu berada dalam posisi offside.

Argentina berusaha keras menyamakan kedudukan di penghujung laga. Peluang emas datang pada menit ke-120+1 ketika Lionel Messi mengirim sepak pojok yang disundul ke tiang dekat sebelum disambut Giovanni Simeone.

Sayangnya, saat melepaskan tembakan dalam posisi kurang seimbang, bola justru melambung di atas mistar gawang Unai Simon.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Argentina gagal mencetak gol balasan. Spanyol mampu mempertahankan keunggulan 1-0 untuk mengunci kemenangan sekaligus meraih gelar juara Piala Dunia 2026, yang menjadi trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah La Roja sejak 2010.

BACA JUGA:Modal Pengalaman, Argentina akan Kendalikan Inggris

BACA JUGA:Spanyol Jungkalkan Prancis, Mimpi Pedro Porro Jadi Kenyataan

Kategori :