Ternyata Alpukat Bisa Bantu Mengelola Gula Darah

Kamis 02-07-2026,10:12 WIB
Reporter : Septi
Editor : Jal

BABELPOS.ID - Studi baru yang diterbitkan dalam Current Developments in Nutrition menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi alpukat setiap hari berkaitan dengan pengelolaan kadar gula darah yang lebih baik.

Eating Well pada Selasa (30/6) melansir, studi baru menunjukkan orang dewasa yang mengonsumsi satu alpukat besar setiap hari selama enam bulan mengalami penurunan beban glikemik diet hampir 14 poin dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi alpukat.

Berdasarkan analisis sekunder dari Habitual Diet and Avocado Trial, studi yang melibatkan 1.008 orang dewasa dengan lingkar pinggang lebih besar, kelompok orang yang selama kurun itu makan satu alpukat besar (168 gram) per hari tanpa mengubah pola makan dan tingkat aktivitas memiliki beban glikemik diet rata-rata 13,7 poin lebih rendah dari kelompok kontrol.

Kelompok kontrol mencakup orang-orang yang menerapkan pola makan sebagaimana biasa dengan batas konsumsi alpukat maksimal dua buah per bulan.

Beban glikemik merupakan ukuran yang memperhitungkan kualitas dan kuantitas karbohidrat dalam makanan.

BACA JUGA:Manfaat Pare Bagi Penderita Diabetes

BACA JUGA:Banyak Penderita Diabetes Kurang Konsumsi Mikronutrien

Pada dasarnya, beban glikemik mencerminkan seberapa besar sejumlah makanan tertentu dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Pola makan dengan beban glikemik rendah telah dikaitkan dengan pengelolaan gula darah yang lebih baik dan penurunan risiko penyakit kronis.

Hasil studi yang baru juga menunjukkan bahwa peserta yang makan alpukat setiap hari cenderung mengonsumsi lebih banyak serat dan lemak tak jenuh serta lebih sedikit protein hewani dan karbohidrat.

Alpukat juga kaya serat, yang dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat serta dapat membantu memoderasi respons gula darah setelah makan.

Studi yang baru memiliki beberapa keterbatasan. Karena merupakan analisis sekunder dari uji coba yang lebih besar, temuan dalam studi harus dianggap sebagai temuan awal sampai dikonfirmasi oleh penelitian selanjutnya.

Di samping itu, semua peserta studi mengalami obesitas sentral pada awal penelitian, sehingga hasilnya mungkin tidak berlaku untuk mereka yang memiliki komposisi tubuh atau profil metabolisme yang berbeda.

Keterbatasan yang lain, studi ini didanai oleh organisasi industri alpukat Avocado Nutrition Center, sehingga kemungkinan memiliki bias.

Walaupun demikian, temuan dalam studi yang baru bisa dijadikan sebagai masukan tambahan dalam pengaturan pola makan.

Kategori :