PT Timah Bantu Infrastruktur Jalur Nelayan di Bangka Selatan, Akses Melaut Kini Lebih Mudah

Senin 29-06-2026,14:00 WIB
Reporter : Agus Putra
Editor : Govin

BABELPOS.ID, BANGKA SELATAN - Untuk mendukung aktivitas sehari-hari para nelayan di wilayah Batu Kodok, Kabupaten Bangka Selatan, PT TIMAH Tbk telah memberikan bantuan untuk pembangunan jalur akses pejalan kaki.

Jalan setapak sepanjang kurang lebih 100 meter ini berfungsi sebagai jalur akses utama bagi nelayan untuk mencapai perahu mereka, terutama saat air pasang.

Infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas nelayan sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih besar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari mereka.

BACA JUGA:CSR BSB di Sawah Namang Menjadikan Destinasi Wisata Namang Kian Lengkap

Sukur, seorang perwakilan dari nelayan Batu Kodok, menjelaskan bahwa jalan setapak itu awalnya dibangun untuk mendukung kebutuhan komunitas nelayan setempat.

"Sejak awal, jalan setapak ini dibangun khusus untuk menyediakan akses bagi para nelayan.

Saat air pasang, jalan ini membuat kami lebih mudah, nyaman, dan aman untuk menuju perahu kami," kata Sukur.

BACA JUGA:YBM PLN Babel Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Arsyila, Ringankan Beban Keluarga Selama Masa Pemulihan

Sebelum menerima bantuan dari PT TIMAH, pembangunan jalan setapak tersebut dilakukan secara mandiri oleh para nelayan selama kurang lebih dua minggu.

Karena keterbatasan dana, proyek ini berjalan secara bertahap menggunakan dana bantuan bersama masyarakat, sumbangan dari pedagang lokal, dan pendapatan yang dihasilkan dari pengelolaan parkir.

Seiring waktu, daerah Batu Kodok berkembang menjadi destinasi wisata populer.

Pertumbuhan ini menciptakan tantangan baru bagi para nelayan, karena kendaraan pengunjung seringkali menghalangi akses mereka ke perahu.

BACA JUGA:YBM PLN Babel dan Rumah Sehat BAZNAS Perluas Akses Layanan Kesehatan, Jangkau Masyarakat hingga Pelosok Desa

"Niat awal kami murni untuk mendukung para nelayan.

Tanpa diduga, semakin banyak pengunjung mulai datang, dan area tersebut akhirnya menjadi objek wisata baru.

Kategori :