Optimisme juga terlihat dari pandangan terhadap ketersediaan lapangan kerja. Sebanyak 31,5 persen responden memperkirakan kesempatan kerja akan bertambah, didorong oleh proyek-proyek pemerintah dan perkiraan pertumbuhan ekonomi yang positif, meskipun masih diakui adanya potensi tekanan dari kenaikan biaya bahan baku.
Sebanyak 57,5 persen responden lainnya menilai ketersediaan lapangan kerja ke depan akan tetap stabil.
Rommy menegaskan bahwa hasil survei ini menjadi gambaran penting mengenai persepsi masyarakat sekaligus bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan ekonomi yang tepat dan berkelanjutan di wilayah Bangka Belitung.
BACA JUGA:Puluhan Pelajar SMP Ikuti Kelas Menulis Cerita Anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bangka Tengah
BACA JUGA:Hari Donor Darah Sedunia, PMI Bangka Kumpulkan 100 Kantong Darah
BACA JUGA:BNNK Basel Perkuat Kapasitas Deteksi Dini Penyalahgunaan Narkoba di SDN 12 Toboali