Di mana dampak positifnya telah kami rasakan selama ini, terutama untuk sektor pariwisata," kata Rusdi.
Sementara itu Founder Mainsepeda Azrul Ananda menyebut konsistensi Bromo KOM tak lepas dari dukungan berbagai pihak.
Baik pemerintah daerah (khususnya Pemkab Pasuruan), maupun Polda Jatim.
BACA JUGA:Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Kesadaran Budaya Kelola Sampah
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para cyclist yang terus menjadikan Bromo KOM sebagai salah satu agenda bersepeda tahunan yang wajib diikuti.
Hal itu tercermin dari jumlah peserta tiap tahun yang konsisten berada di atas seribu cyclist.
“Terima kasih menjadikan Bromo KOM sebagai event sepeda dengan jumlah peserta terbanyak,” katanya.
Konsep Bromo KOM tahun ini tetap mempertahankan format yang telah menjadi ciri khas sejak pertama kali digelar.
Peserta akan bersepeda bersama menuju pit stop di Taman Ria Suropati, Pasuruan.
BACA JUGA:Mengenang Kelahiran Sang Proklamator di Tengah Indonesia Hari Ini
Setelah beristirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi Start KOM Challenge di kawasan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Dari titik itulah tantangan sesungguhnya dimulai.
Peserta akan berlomba menaklukkan segmen KOM Challenge sepanjang 24,6 kilometer menuju Wonokitri.
Tanjakan legendaris tersebut memiliki elevasi total 1.634 meter dengan gradien maksimum mencapai 20 persen, menjadikannya salah satu rute tanjakan paling ikonik sekaligus menantang di Indonesia.
BACA JUGA:BPJPH, MUI, LPH LPPOM serta Pendamping LP3H se Babel Siap Sukseskan WHO 2026
Lebih dari sekadar perlombaan, Bromo KOM telah berkembang menjadi ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, penghobi sepeda, hingga atlet profesional.