BABELPOS.ID, PANGKALPINANG – Seorang laki-laki berusia 69 tahun ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan Taman Papinka, Jalan Jebung Dalam, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Kamis (7/5/2026).
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bernama Mung Thian Tjhoi alias Atut.
"Kami menerima laporan penemuan mayat seorang lansia di wilayah Gabek. Personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Max Mariners.
Kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WIB, ketika tetangga korban bernama Leo hendak mengantarkan sarapan. Setelah mengetuk pintu dan memanggil berkali-kali namun tidak ada jawaban, tetangga kemudian menghubungi anak korban yang bernama Hendra.
Setelah tiba di lokasi, Hendra bersama warga membuka pintu rumah menggunakan kunci cadangan. Di dalam kamar, mereka menemukan korban sudah tergeletak di atas kasur dan tidak bernyawa.
"Menurut keterangan anak korban, orang tuanya tinggal sendirian. Sekitar seminggu lalu saat berkunjung, korban sempat mengeluh pusing dan rutin meminum obat Bodrex," jelas Max.
BACA JUGA:Kasus Pengeroyokan dr. Fauzan, Tersangka Peragakan 30 Adegan dan Aksi Keluarkan Senjata Api
BACA JUGA:Potret Ketimpangan Penegakan Hukum Mafia BBM dan Pengerit Kecil di Kejari Bangka
Tim Dokkes Polresta Pangkalpinang yang melakukan pemeriksaan luar sementara menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun terdapat lebam di ujung jari korban.
Barang bukti yang diamankan di lokasi antara lain obat Bodrex dan sebuah handphone jadul Nokia 3310 warna biru.
Dalam penanganan kasus ini, pihak keluarga melalui surat pernyataan menyatakan menolak dilakukan otopsi maupun visum et repertum. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Duka Sentosa Pangkalpinang untuk dimakamkan sesuai adat dan agama.
"Kami mendalami informasi dari saksi dan hasil pemeriksaan sementara, dugaan kuat korban meninggal dunia karena faktor usia dan sakit yang diderita," tambah Max.
Kapolresta juga menyampaikan bahwa proses penanganan di TKP berjalan aman dan kondusif. Personel yang turun ke lokasi antara lain Kapolsek Taman Sari AKP Ferry Gunadi, jajaran Polsek Taman Sari, serta tim dari Polresta Pangkalpinang.
BACA JUGA:Diduga Lakukan Intimidasi dan Asusila, Warga Air Abik Minta Kadus Diberhentikan
BACA JUGA:Tuntutan Rendah Perkara Mafia BBM Bikin Gaduh, Aktivis Desak JPU & Kajari Bangka Segera Diperiksa