Dari Darat ke Laut, Upaya PT Timah Lindungi Bumi Melalui Program Lingkungan Hidup

Kamis 23-04-2026,08:11 WIB
Reporter : Agus
Editor : Jal

BABELPOS.ID, PANGKALPINANG - PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya untuk melestarikan lingkungan melalui berbagai program pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Upaya-upaya ini merupakan bagian penting dalam memastikan keseimbangan antara proses bisnis perusahaan dan pelestarian ekosistem, khususnya di wilayah operasional PT TIMAH.

Berbagai program telah diimplementasikan, termasuk reklamasi lahan melalui kegiatan penanaman dan reboisasi yang dilakukan secara berkelanjutan bekerja sama dengan masyarakat setempat dan pemerintah.

PT TIMAH juga melaksanakan program pengelolaan lingkungan laut. Melalui inisiatif reklamasi lautnya, perusahaan menerapkan program terumbu buatan, penebaran kembali biota laut seperti cumi-cumi dan kepiting bakau, penanaman bakau, dan pembangunan struktur perlindungan pantai untuk mencegah erosi garis pantai.

Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memulihkan kondisi lingkungan pasca penambangan, tetapi juga untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah pesisir.

BACA JUGA:Jaga Kesehatan Masyarakat, PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Hasan Warga Karimun

BACA JUGA:PT Timah Undang Investor untuk Jelajahi Proses Bisnisnya, Dari Lokasi Pertambangan hingga Pabrik Pengolahan

Selain itu, perusahaan telah melakukan beberapa inisiatif untuk memperkuat manajemen energi dalam proses bisnisnya. Upaya ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung transisi energi dan mengurangi emisi karbon.

Inisiatif-inisiatif tersebut meliputi penambangan selektif, langkah-langkah efisiensi energi, penggantian bahan bakar fosil dengan energi terbarukan, elektrifikasi di lokasi Mentok, implementasi fotovoltaik surya, dan penggantian lampu neon dengan lampu LED.

Program pengelolaan lingkungan PT TIMAH juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang-bidang seperti mitigasi perubahan iklim dan rehabilitasi ekosistem.

Akademisi dan Ketua Yayasan Layang-layang Sayang Babel, Indra Ambalika, menyatakan bahwa upaya pengelolaan lingkungan perusahaan merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Menurutnya, eksploitasi sumber daya alam harus diimbangi dengan upaya rehabilitasi untuk menghindari kesenjangan antara nilai ekonomi dan ekologi.

“Pemanfaatan sumber daya alam tetap penting untuk mendukung perekonomian, tetapi harus disertai dengan upaya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan,” katanya, Kamis (23/42/2026).

Ia menambahkan bahwa program rehabilitasi kelautan perusahaan tersebut tepat sasaran dan berpotensi menjadi model bagi pihak lain dalam mengelola lingkungan pesisir.

Sementara itu, Kepala Distrik Kundur Barat, Yusufian, mencatat bahwa program lingkungan perusahaan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah pembangunan penghalang gelombang, yang membantu mengurangi erosi pantai dan melindungi lahan warga.

Kategori :